Trump Cabut Sanksi Minyak Rusia agar Putin Tak Bantu Iran Lawan AS

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela keputusannya untuk menunda sederet sanksi dan tarif baru.

Trump Cabut Sanksi Minyak Rusia agar Putin Tak Bantu Iran Lawan AS. (Foto: AP)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela keputusannya untuk menunda sederet sanksi dan tarif baru yang menargetkan Rusia dan mitra dagang Moskow.

Dalam unggahan di Truth Social pada Minggu sore waktu setempat, Trump mengatakan bahwa perluasan sanksi terhadap Rusia berisiko menggagalkan negosiasi untuk mengakhiri konflik di Ukraina.

Baca Juga:
Trump dan Netanyahu Pertimbangkan Serang Iran Sebelum Pemilu

Selain itu, pengetatan sanksi juga dapat mendorong  Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meningkatkan dukungan terhadap Iran dalam perang dengan AS-Israel.

“Keputusan saya tentang Rusia sangat sederhana. Saya sedang dalam proses menegosiasikan perdamaian dalam perang antara Rusia dan Ukraina, dan tidak ingin melakukan apa pun yang akan, secara bodoh, menjauhkan Rusia dari meja perundingan," katanya, dilansir dari Newsweek pada Senin (19/10/2026).

Baca Juga:
Lawan Tekanan Trump, Ukraina Lanjut Serang Kilang Minyak Rusia

"Yang lebih penting lagi, Rusia saat ini hanya sedikit membantu Republik Islam Iran, padahal mereka bisa melakukan lebih banyak,” kata Trump.

Dalam unggahan tersebut, Trump juga menuduh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merugikan kepentingan AS dengan menargetkan kilang minyak  Rusia yang mengerek harga solar global.

Baca Juga:
Trump Berencana Pakai Bom Non-Nuklir Terbesar untuk Serang Iran

"Petani, peternak, dan semua jenis bisnis sangat menderita karenanya," kata Trump.

Akhir pekan lalu, Trump menangguhkan pemberlakuan sanksi dan tarif baru terhadap Rusia dan mitra dagangnya selama 60 hari. Sanksi baru itu tercantum dalam sebuah undang-undang yang disahkan pada September lalu.

Selain Ukraina dan banyak negara Eropa, aksi Trump ini juga dikritik sejumlah koleganya di Partai Republik. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Praktisi Hukum Soroti Laporan Ruben Onsu Soal Rekaman Video Call, Nilai Tak Ada Akses Ilegal
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Daftar 9 Pejabat Yang Dilantik Dalam Reshuffle Kabinet Terbaru 15 Oktober
• 23 jam lalunarasi.tv
thumb
7 Perjalanan KRL Red Line Dibatalkan Gegara Perawatan, Ini Daftarnya
• 13 jam laludetik.com
thumb
Gibran Kunjungi Ponpes Dalwa, KH Marsudi Syuhud Ingatkan Pentingnya Peran Santri dalam Pembangunan
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Bharatu L.V.V.L. Tewas dan A.R. Ditahan
• 5 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.