PT Astra Otoparts Tbk menjajaki pasar ekspor baru di Amerika Latin dan Mauritius. Saat ini, perusahaan komponen otomotif tersebut sudah mengekspor produknya ke hampir 50 negara.
Marketing Manager International PT Astra Otoparts Tbk, Rusli Handyanto, mengatakan perusahaan menjajaki kerja sama dengan mitra dari kedua wilayah tersebut. Rencana itu dibahas dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) yang berlangsung di BSD, Tangerang belum lama ini.
“Di TEI ini juga kita akan menandatangani MoU dengan customer kita dari Amerika Latin. Lalu besok juga ada penandatanganan MoU dengan ITPC representing customer Mauritius kami,” ujar Rusli saat ditemui kumparan.
Pasar ekspor aki Astra Otoparts saat ini masih didominasi kawasan Asia, Timur Tengah, dan Afrika. Perusahaan juga melihat peluang untuk memperluas jangkauan ke pasar lain, termasuk Amerika Latin dan Eropa.
Executive in Charge International Operation PT Astra Otoparts Tbk, Ronny Chandra, mengatakan dukungan pemerintah dan jaringan perwakilan perdagangan luar negeri membantu perusahaan menjangkau calon mitra di pasar internasional.
“Kami sangat apresiasi kepada pemerintah dan Kementerian Perdagangan yang terus konsisten mengadakan Trade Expo Indonesia. Kami hadir dan konsisten di ajang ini untuk siap berkolaborasi dan mencari opportunity bersama para mitra,” kata Ronny.
Menurut Ronny, kualitas produk dan harga yang kompetitif menjadi modal Astra Otoparts untuk bersaing dengan produsen aki dari negara lain.
“Kami menawarkan satu produk yang berkualitas dan tentunya kami siap untuk menembus pasar ekspor yang tentu harus lebih kompetitif. Produk kami pastikan berkualitas dan tentunya harga pun kami rasa tetap lebih kompetitif,” tuturnya.





