Menko Polkam Dudung Abdurrachman merespons insiden Bharatu Laurentius Valdo Fernandez tewas tertembak sesama polisi di Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel). Dudung siap melakukan evaluasi.
"Ya saya masih cari informasi yang lebih akurat, nanti pasti akan dievaluasi, pasti akan dievaluasi," kata Dudung kepada wartawan di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2026).
Dudung menilai, insiden itu erat kaitannya dengan pengendalian emosi para prajurit. Dia meminta para prajurit bisa lebih terbuka terhadap atasannya terkait hal apa pun yang dirasakan.
"Ya memang kadang-kadang anak-anak di lapangan ya, ini perlu menyikapi lah ya, masalah emosi yang harus dikendalikan, sehingga kalau ada masalah-masalah pribadi, harus laporlah kepada atasannya, ya, kepada pimpinannya, jangan melakukan tindakan-tindakan dengan emosi tidak terkontrol yang akhirnya seperti itu," ungkap Dudung.
Sementara terkait evaluasi yang akan dilakukan, Dudung mengatakan proses rekrutmen yang tentunya menjadi fokus. Terutama terkait ideologi serta psikologi.
"Ya (evaluasi) sistem rekrutmen, entah ideologi, psikologi, itu pasti akan sangat dominan. Kita lihat gejala-gejalanya seperti itu ya," imbuhnya.
(kuf/isa)





