Selamat Tinggal Timnas Malaysia, Hajime Moriyasu Tolak Mentah-mentah dan Ingin ke Belgia

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Masa depan Hajime Moriyasu mulai menjadi perhatian menjelang berakhirnya kontrak bersama Timnas Jepang. Pelatih berusia 58 tahun itu dikabarkan berpeluang melanjutkan karier di Eropa setelah masa tugasnya bersama Samurai Biru selesai.

Kontrak Moriyasu dengan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) dijadwalkan berakhir pada 28 Februari 2027, setelah Piala Asia 2027. Situasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai langkah berikutnya dalam karier kepelatihannya.

Baca Juga :
Kevin Diks Buka Suara Usai Gladbach Babak Belur, 6 Laga Berakhir dengan Kekalahan
Tolak Panggilan Australia, Mathew Baker Ungkap Kebanggaan Membela Timnas Indonesia

Moriyasu sebelumnya sempat dikaitkan dengan Timnas Malaysia. Namanya disebut masuk dalam bursa kandidat pelatih Harimau Malaya, tetapi kabar tersebut dibantah sejumlah media Jepang.

Kini, peluang Moriyasu menangani klub Eropa justru mencuat. Salah satu tim yang dikaitkan dengannya adalah Sint-Truidense VV, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Belgia.

Menurut laporan media Malaysia, Scoop, Moriyasu disebut lebih tertarik menangani klub dibandingkan melanjutkan karier sebagai pelatih tim nasional negara lain.

Sint-Truidense dinilai memiliki sejumlah faktor yang berpotensi menarik minat Moriyasu. Klub tersebut dimiliki perusahaan Jepang, DMM.com, dan memiliki sejarah merekrut pemain dari Negeri Sakura.

Sejumlah pemain Jepang pernah memperkuat klub Belgia tersebut, termasuk Wataru Endo, Takahiro Tomiyasu, dan Zion Suzuki.

Kedekatan dengan sepak bola Jepang itu disebut dapat menjadi salah satu pertimbangan jika Moriyasu ingin mencoba tantangan baru di kompetisi Eropa.

"Sint-Truidense terus menyertakan pemain Jepang dalam skuad mereka, sebuah faktor yang bisa menjadikan klub tersebut destinasi menarik bagi Moriyasu jika ia memutuskan untuk menguji kemampuannya dalam manajemen klub di Eropa," tulis Scoop.

Media tersebut juga mengungkapkan bahwa kepala eksekutif Sint-Truidense, Takayuki Tateishi, telah lama tertarik merekrut Moriyasu.

"Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa kepala eksekutif Sint-Truidense, Takayuki Tateishi, telah lama tertarik untuk mendatangkan Moriyasu dan sempat menawarkan kesempatan kepadanya setelah Piala Dunia 2022," tulis Scoop.

Meski demikian, belum ada kepastian mengenai kemungkinan Moriyasu bergabung dengan Sint-Truidense. Klub Belgia itu masih sebatas salah satu opsi yang dikaitkan dengan masa depan sang pelatih.

Masa Depan Moriyasu Menanti Piala Asia 2027

Moriyasu telah menjalani periode panjang bersama Timnas Jepang. Selama menangani Samurai Biru, ia membawa tim tersebut bersaing di level internasional dan membangun skuad yang diperhitungkan di Asia.

Baca Juga :
Karhutla Indonesia Meluas, Malaysia Tawarkan Bantuan Helikopter dan Pesawat Pemadam
Asap Karhutla Makin Parah, Sekolah di Malaysia Kembali Ditutup hingga 5 Hari
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Kevin Diks dan Joey Pelupessy Apes, Dean James Cs Kalah Telak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BEI Imbau Investor Institusi Domestik Lebih Aktif di Tengah Tekanan IHSG
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Saham Eropa Melemah Imbas Kerusuhan Besar di Prancis
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Tembak Polisi, Keluarga Desak Kapolri Beri Atensi Kasus Pembunuhan Bharada Valdo
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
PR AC Milan yang Harus Diselesaikan Amorim usai Menang 3-2 atas Atalanta: Pertahankan Konsistensi dan Fokus Jika Ingin Scudetto
• 40 menit lalutvonenews.com
thumb
Ruben Onsu Ungkap Alasan Harus Adopsi Thayaka: Saya Sadar...
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.