Sebuah roket H3 yang membawa misi Martian Moons Exploration (MMX) milik Jepang telah dipindahkan ke landasan peluncuran di pulau Tanegashima, wilayah barat daya Jepang, pada Senin (19/10).
Jepang berambisi menjadi negara pertama yang berhasil mengumpulkan sampel dari Phobos—bulan milik Mars—dan membawanya kembali ke Bumi.
Dikutip dari Reuters, menurut lembaga antariksa nasional Jepang (JAXA), misi ini diperkirakan akan berlangsung selama sekitar lima tahun. Sebuah kapsul yang membawa sampel dari Phobos dijadwalkan untuk kembali ke Bumi dan mendarat di Australia pada tahun 2031.
Wahana antariksa ini juga akan membawa Idefix, sebuah robot penjelajah yang dikembangkan bersama oleh Pusat Kedirgantaraan Jerman (DLR) dan badan antariksa Prancis (CNES).
Wahana tersebut dijadwalkan untuk meluncur dari Pusat Antariksa Tanegashima di Prefektur Kagoshima pada hari Selasa (20/10) besok.





