Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook mengklaim bahwa Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengumumkan pembagian dana hibah Al Bayti dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) kepada masyarakat Indonesia.
Unggahan tersebut menyebutkan bahwa bantuan disalurkan dalam bentuk Baitul Mal dengan nominal hingga Rp250 juta per penerima.
Pengunggah juga meminta masyarakat mendaftar melalui nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam unggahan.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“INI DANA HIBAH DARI AL BAYTI SAUDI ARABIA DAN UEA dalam bentuk BAITUL MALL yang Sengaja Dikeluarkan oleh negara Arab Untuk Indonesia Karna INDONESIA ADALAH MUSLIM TERBESAR DI DUNIA. Contoh Kami Berikan Dana Bantuan hibah sebesar 250 jt ... proses tidak sampai 30 menit dana bantuan bisa langsung anda cairkan ... Silahkan lakukan Pendaftaran Di Nomor WhatsApp ...”
Unggahan tersebut juga menyertakan video berdurasi 15 detik yang menampilkan Suahasil mengenakan batik dan berjalan di sebuah area yang dijaga petugas. Dalam video itu, Suahasil seolah-olah menyampaikan pengumuman pembukaan pendaftaran bantuan dana hibah.
Berikut narasi suara dalam video tersebut:
“Assalamu'alaikum, pengumuman bagi seluruh masyarakat. Hari ini tanggal 12 Oktober 2026, dibuka kembali pendaftaran bantuan dana hibah. Proses mudah dan cepat, daftar hari ini cair hari ini. Buruan daftar, mumpung kuota pendaftaran masih ada."
Namun, benarkah Arab Saudi dan UEA menyalurkan dana hibah Al Bayti senilai Rp250 juta kepada masyarakat Indonesia?
Unggahan yang menarasikan Menkeu Suahasil bagikan dana hibah Al Bayti dari Arab Saudi Rp250 juta. Faktanya, suara Suahasil dalam unggahan tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang mengonfirmasi adanya program dana hibah Al Bayti atau Baitul Mal dari Arab Saudi dan UEA untuk masyarakat Indonesia melalui mekanisme pendaftaran seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.
Hasil penelusuran gambar menggunakan Google Lens menemukan foto serupa dalam artikel CNN Indonesia berjudul “Suahasil Nazara, Pembantu Sri Mulyani Urus Keuangan Negara”.
Artikel yang diterbitkan pada Oktober 2024 tersebut membahas pengangkatan Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Prabowo-Gibran, bukan pengumuman pembagian dana hibah dari Arab Saudi maupun UEA.
Selain itu, ANTARA memeriksa video tersebut menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa suara dalam video memiliki probabilitas 99,2 persen terdeteksi sebagai hasil AI. Dengan demikian, pemeriksaan tersebut menunjukkan indikasi kuat bahwa suara dalam video telah dibuat menggunakan AI.
Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Facebook) Sementara itu, gambar Suahasil kemungkinan berasal dari rekaman yang sudah ada, kemudian dipadukan dengan suara buatan yang memuat pengumuman bantuan.
Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap unggahan yang menjanjikan bantuan bernilai besar dengan proses pencairan cepat dan meminta pendaftaran melalui nomor WhatsApp yang tidak terverifikasi. Sebelum mengirimkan data pribadi atau mengikuti proses pendaftaran, masyarakat sebaiknya memastikan informasi melalui kanal resmi pemerintah.
Dengan demikian, klaim bahwa Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengumumkan dana hibah Al Bayti senilai Rp250 juta dari Arab Saudi dan UEA untuk masyarakat Indonesia merupakan hasil AI.
Klaim: Menkeu Suahasil bagikan dana hibah Al Bayti dari Arab Saudi Rp250 juta
Rating: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Menkeu nyatakan sekolah negeri kembali bayar SPP pada 2027
Cek fakta: Hoaks! Video detik-detik Menkeu Purbaya ditahan dan memakai rompi tahanan
Baca juga: Menkeu jadikan kredibilitas fiskal modal tarik minat investasi ke RI
Unggahan tersebut menyebutkan bahwa bantuan disalurkan dalam bentuk Baitul Mal dengan nominal hingga Rp250 juta per penerima.
Pengunggah juga meminta masyarakat mendaftar melalui nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam unggahan.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“INI DANA HIBAH DARI AL BAYTI SAUDI ARABIA DAN UEA dalam bentuk BAITUL MALL yang Sengaja Dikeluarkan oleh negara Arab Untuk Indonesia Karna INDONESIA ADALAH MUSLIM TERBESAR DI DUNIA. Contoh Kami Berikan Dana Bantuan hibah sebesar 250 jt ... proses tidak sampai 30 menit dana bantuan bisa langsung anda cairkan ... Silahkan lakukan Pendaftaran Di Nomor WhatsApp ...”
Unggahan tersebut juga menyertakan video berdurasi 15 detik yang menampilkan Suahasil mengenakan batik dan berjalan di sebuah area yang dijaga petugas. Dalam video itu, Suahasil seolah-olah menyampaikan pengumuman pembukaan pendaftaran bantuan dana hibah.
Berikut narasi suara dalam video tersebut:
“Assalamu'alaikum, pengumuman bagi seluruh masyarakat. Hari ini tanggal 12 Oktober 2026, dibuka kembali pendaftaran bantuan dana hibah. Proses mudah dan cepat, daftar hari ini cair hari ini. Buruan daftar, mumpung kuota pendaftaran masih ada."
Namun, benarkah Arab Saudi dan UEA menyalurkan dana hibah Al Bayti senilai Rp250 juta kepada masyarakat Indonesia?
Unggahan yang menarasikan Menkeu Suahasil bagikan dana hibah Al Bayti dari Arab Saudi Rp250 juta. Faktanya, suara Suahasil dalam unggahan tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang mengonfirmasi adanya program dana hibah Al Bayti atau Baitul Mal dari Arab Saudi dan UEA untuk masyarakat Indonesia melalui mekanisme pendaftaran seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.
Hasil penelusuran gambar menggunakan Google Lens menemukan foto serupa dalam artikel CNN Indonesia berjudul “Suahasil Nazara, Pembantu Sri Mulyani Urus Keuangan Negara”.
Artikel yang diterbitkan pada Oktober 2024 tersebut membahas pengangkatan Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Prabowo-Gibran, bukan pengumuman pembagian dana hibah dari Arab Saudi maupun UEA.
Selain itu, ANTARA memeriksa video tersebut menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa suara dalam video memiliki probabilitas 99,2 persen terdeteksi sebagai hasil AI. Dengan demikian, pemeriksaan tersebut menunjukkan indikasi kuat bahwa suara dalam video telah dibuat menggunakan AI.
Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Facebook) Sementara itu, gambar Suahasil kemungkinan berasal dari rekaman yang sudah ada, kemudian dipadukan dengan suara buatan yang memuat pengumuman bantuan.
Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap unggahan yang menjanjikan bantuan bernilai besar dengan proses pencairan cepat dan meminta pendaftaran melalui nomor WhatsApp yang tidak terverifikasi. Sebelum mengirimkan data pribadi atau mengikuti proses pendaftaran, masyarakat sebaiknya memastikan informasi melalui kanal resmi pemerintah.
Dengan demikian, klaim bahwa Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengumumkan dana hibah Al Bayti senilai Rp250 juta dari Arab Saudi dan UEA untuk masyarakat Indonesia merupakan hasil AI.
Klaim: Menkeu Suahasil bagikan dana hibah Al Bayti dari Arab Saudi Rp250 juta
Rating: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Menkeu nyatakan sekolah negeri kembali bayar SPP pada 2027
Cek fakta: Hoaks! Video detik-detik Menkeu Purbaya ditahan dan memakai rompi tahanan
Baca juga: Menkeu jadikan kredibilitas fiskal modal tarik minat investasi ke RI





