Menkeu Suahasil Puji BGN soal MBG Sekarang Lebih Efisien

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara melaporkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekarang ini lebih efisien. Hal ini disebabkan manajemen baru dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang terus melakukan berbagai perbaikan untuk mengoptimalkan penyaluran MBG, termasuk memperketat standar di setiap dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Jadi untuk menyelesaikan akhir tahun 2026 yang namanya mencari efisiensi di anggaran adalah pekerjaan kontinu, anggaran sudah ditetapkan tapi dalam pelaksanaan anggaran kita mencari ruang membuat anggaran sedemikian besar, poinnya bukan hanya potong anggarannya tapi bagaimana mencapai output dari yang direncanakan dengan pelaksanaan yang efisien," kata Suahasil di Istana Negara, Senin (19/10/2026).

Baca: Airlangga dan Menkeu Kompak Lapor Prabowo Ekonomi RI Masih Stabil

"Saya ambil contoh MBG sekarang sudah mengalami perubahan pengelolaan yang luar biasa itu dilakukan manajemen BGN baru," ucapnya.


Sejumlah siswa di Jakarta mengikuti uji coba penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di Sekolah SMP Kemala Bhayangkari 3, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis, (15/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Sejumlah siswa di Jakarta mengikuti uji coba penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di Sekolah SMP Kemala Bhayangkari 3, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis, (15/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suahasil menjelaskan BGN telah melakukan pembenahan total dalam pelaksanaan program MBG. Manajemen baru BGN yang dipimpin Sudaryono memang telah melakukan pembenahan total pada program MBG seperti pengetatan operasional pada SPPG, jumlah porsi makanan yang disediakan, hingga kebutuhan sekolah penerima agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran.

"Dengan manajemen baru, efisiensinya terbentuk," sebutnya.

Baca: Bos BGN Sudaryono Bongkar Yayasan Calo MBG, Begini Modusnya

Menurut Suahasil, pemerintah melakukan evaluasi belanja secara berkelanjutan untuk memastikan program prioritas tetap berjalan dengan penggunaan anggaran yang efisien. Namun dia menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan berarti menyetop anggaran. Dia mengungkapkan untuk kuartal IV-2026 ini, anggaran belanja negara pada APBN ditargetkan sekitar Rp1.300 triliun atau lebih tinggi dari kuartal IV-2025 yaitu Rp1.200 triliun.

"Dengan demikian nanti kita pahami akan ada pelaksanaan anggaran yang lebih efisien tapi seluruh kegiatan prioritas pemerintah presiden kita jalankan kita yakin belanjanya akan mencapai Rp1.300 (triliun) di Q4 dan ini akan lebih tinggi dari tahun lalu," bebernya.


(wur/wur)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kepala BGN Perintahkan Koordinator Sidak Dapur MBG Setiap Hari

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pabrik Tramadol dan Hexymer Ilegal di Bandung Digerebek Polisi
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bertabur Bintang! Sinopsis Drama Korea Tantara, Duet Song Hye Kyo dan Gong Yoo yang Paling Dinanti
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
DSSA, BREN, dan CUAN Siapkan Buyback hingga Rp 2,5 Triliun, Dimulai Hari Ini
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Kecelakaan di Tuban Truk Kontainer Terguling Timpa Avanza, Arus Lalin Macet
• 7 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.