Bulukumba Urutan Ketiga Penyalahgunaan Narkoba, BNN Lakukan Sosialisasi ke PKK

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Kabupaten Bulukumba menjadi Kabupaten ke tiga terbanyak penyalahgunaan narkoba jenis Sabu, hal itu diungkapkan oleh Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bulukumba, H. Andi Edy Manaf.

Hal tersebut disampaikan Andi Edy saat Andi Amar Ma’ruf menggelar sosialisasi bahaya Narkoba di Cafe Okaeri Bulukumba pekan lalu.

Berkenaan dengan hal tersebut, Kepala Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Makassar, dr. Iman Firmansyah, hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi bertema “Smart Kader, Strong Family: Generasi Sehat Tanpa Narkoba” di Gedung Pinisi Bulukumba, Senin, 19 Oktober 2026.

Dalam pemaparannya, dr. Iman menekankan pentingnya peran keluarga dan kader PKK dalam membangun lingkungan yang sehat serta melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Ia menjelaskan bahwa adiksi atau kecanduan merupakan persoalan perilaku atau kondisi yang berkaitan dengan perubahan fungsi otak dan dapat menimbulkan gangguan perilaku, emosi, serta pikiran.

Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui penguatan keluarga, edukasi, dan kepedulian lingkungan.

Menurutnya, tantangan penyalahgunaan narkoba saat ini juga semakin beragam. Selain narkotika, perhatian perlu diberikan terhadap berbagai bentuk adiksi baru, termasuk penggunaan internet, permainan daring, media sosial, dan judi patologis.

Melalui sosialisasi tersebut, kader PKK diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat, mengenali potensi permasalahan di lingkungan sekitar, serta mendorong penanganan yang tepat bagi mereka yang membutuhkan bantuan.

Sosialisasi ini juga memperkenalkan berbagai layanan rehabilitasi BNN Baddoka, termasuk inovasi layanan bagi kelompok rentan dan pendekatan berbasis lingkungan.

Keterlibatan kader PKK menjadi penting dalam membangun kepedulian bersama agar keluarga tidak menghadapi persoalan adiksi seorang diri.

Selain sosialisasi BNN, kegiatan ini juga menghadirkan sosialisasi BPJS Kesehatan yang disampaikan oleh Rezki Selpiaty dari BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bulukumba. Materi yang dibahas meliputi tindak lanjut skrining risiko untuk deteksi dini kanker serviks, pelayanan pendaftaran peserta baru BPJS Kesehatan, serta perubahan data kepesertaan.

Rangkaian kegiatan turut mencakup pelayanan pemeriksaan Pap smear untuk deteksi dini kanker leher rahim bagi peserta yang memenuhi persyaratan. Pelayanan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara TP PKK Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan dalam pelaksanaan program pemberdayaan keluarga.

Melalui kolaborasi dengan BNN dan BPJS Kesehatan, TP PKK Bulukumba diharapkan semakin optimal menjalankan perannya dalam mengedukasi masyarakat, membangun keluarga yang sehat dan tangguh, serta meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan narkoba dan deteksi dini masalah kesehatan. (fad)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Raih Penghargaan ESG, Dirut Pelni: Kami Ubah Limbah Kapal Jadi Produk Bernilai Ekonomi
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
UN Secretary-General’s Message to Indonesian Peacekeepers Bound for the Central African Republic
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dokumenter Elon Musk Kena Jegal, Meta hingga TikTok Sempat Menolak
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pelatih De Red FC: Gol cepat Barito pengaruhi mental pemain
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Pelajar di Sejumlah Negara Demo Perjuangkan Hak Pendidikan
• 10 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.