JAKARTA, DISWAY.ID - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengungkap dugaan bahwa Nusron bepergian ke Malaysia pada Kamis, 15 Oktober 2026, bertepatan dengan jadwal pemeriksaannya di KPK.
"NW pada hari Kamis pagi tanggal 15 Oktober 2026 diduga telah bepergian ke luar negeri (diduga Malaysia) dengan rombongan kecil dan terbatas, tidak melibatkan pejabat ATR BPN," kata Boyamin saat dikonfirmasi, Senin, 19 Oktober 2026.
Boyamin mengatakan, pada Selasa, 13 Oktober 2026, Nusron telah memimpin rapat internal Kementerian ATR/BPN. Isinya memberikan instruksi dan tugas kepada pejabat eselon 1 dan 2.
"NW saat menutup rapat tersebut menyatakan untuk hari Kamis, 15 Oktober 2026 minta tidak diganggu karena akan fokus penuhi panggilan KPK," ungkapnya.
BACA JUGA:Malam Ini Nusron Wahid Diperkirakan Tiba di Indonesia, MAKI Desak KPK Jemput Paksa!
Namun pada kenyataannya, Nusron Wahid tidak hadir di Gedung Merah Putih KPK. Meski tim penyidik telah menanti kehadirannya.
Terakhir, Boyamin menambahkan, untuk seorang Menteri jika bepergian ke luar negeri semestinya harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari Presiden.
"Semestinya mendapat izin dari Presiden, namun saya belum mengetahui ada tidaknya izin tersebut," tukasnya.
BACA JUGA:MAKI Duga Nusron Wahid ke Malaysia Kabur dari Panggilan KPK: Nah, Kita Tunggu Keberanian KPK
Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemeriksaan ulang terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kamis, 15 Oktober 2026.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Menteri ATR/BPN belum terlihat hadir di Gedung Merah Putih hingga siang ini.
Diketahui, Nusron akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
"Benar, masih terjadwal hari ini, untuk pemeriksaan Sdr. NW dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian ATR BPN. Sampai dengan siang ini, Ybs belum hadir," kata Budi, Kamis.
BACA JUGA:Kasus Suap HGB, KPK Sita Land Cruiser Milik Arif Sugiyanto, Orang Dekat Nusron Wahid
Meski begitu, kata Budi, penyidik masih menunggu yang bersangkutan di gedung Merah Putih KPK. Mereka optimis Nusron bakal hadir memenuhi panggilan.
- 1
- 2
- »





