Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan mengawali musim 2026-2027 dengan catatan impresif di Serie A. Nerazzurri mengoleksi 19 poin dari tujuh pertandingan pertama.
Perolehan tersebut menyamai rekor terbaik Inter pada era tiga poin untuk kemenangan. Namun, catatan itu juga menyimpan pertanda yang patut diwaspadai oleh tim asuhan Cristian Chivu.
Dalam tiga kesempatan sebelumnya, Inter juga mengumpulkan 19 poin dari tujuh laga awal Serie A. Menariknya, mereka selalu gagal mengakhiri musim sebagai juara.
Inter kembali menunjukkan daya juang saat menghadapi Bologna pada Sabtu malam. Sempat tertinggal, mereka berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan skor 3-1.
Marcus Thuram menjadi salah satu pemain yang berkontribusi dalam kemenangan tersebut. Carlos Augusto dan Ange-Yoan Bonny juga mencetak gol untuk memastikan Inter membawa pulang tiga poin.
Hasil itu memperpanjang catatan kebangkitan Inter pada awal musim ini. Dari tujuh pertandingan Serie A, mereka sudah empat kali harus mengejar ketertinggalan untuk mengamankan poin.
Inter bahkan mengumpulkan 10 poin dari situasi tertinggal. Berdasarkan catatan yang dilaporkan, jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dibandingkan tim lain di lima liga top Eropa.
Statistik itu memperlihatkan kemampuan Inter untuk tetap bersaing meski menghadapi situasi sulit. Namun, mereka tetap perlu meningkatkan konsistensi agar tidak terlalu sering berada dalam posisi tertinggal.
Di kompetisi domestik, performa Inter sejauh ini memberikan alasan bagi Chivu untuk merasa puas. Mereka hanya kehilangan dua poin dalam tujuh pertandingan pertama Serie A musim ini.
Satu-satunya hasil imbang tersebut terjadi ketika Inter bertandang ke markas AS Roma. Pertandingan itu berakhir dengan skor 2-2 setelah kedua tim saling mencetak gol.
Situasi Inter berbeda ketika tampil di Liga Champions. Mereka belum mengumpulkan poin setelah menjalani dua pertandingan di kompetisi antarklub tertinggi Eropa tersebut.
Meski demikian, performa di Serie A tetap menjadi modal penting bagi Nerazzurri. Inter kini berusaha menjaga momentum agar bisa terus bersaing di papan atas klasemen.
Catatan 19 poin setelah tujuh pertandingan bukanlah sesuatu yang baru bagi Inter. Mereka pernah mencapai jumlah yang sama pada musim 1997-1998, 2002-2003, dan 2017-2018.




