Pengakuannya Bikin Merinding! Detik-detik Anak Mutilasi Ayah Kandung di Brebes

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Brebes, VIVA – Kasus mutilasi terhadap seorang ayah kandung di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terungkap setelah anaknya sendiri mendatangi kantor polisi dan mengaku telah menghilangkan nyawa korban.

Pelaku bernama Hadi Sunoto (24), diduga membunuh ayahnya Waslam (50), pada akhir Juli 2026, kemudian memutilasi tubuh korban dan membuang sebagian potongannya.

Baca Juga :
Laporan UNICEF: Serangan Israel Tewaskan Lebih dari 340 Anak di Gaza Sejak Gencatan Senjata
Bangun Kebiasaan Finansial Sejak Dini, Ini 5 Cara Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak

Kapolres Brebes Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Ali Akbar mengungkapkan, pelaku mendatangi Polsek Kersana pada Kamis (15/10/26), sekitar pukul 17.30 WIB, untuk mengakui perbuatannya.

"Berdasarkan keterangan awal terduga pelaku, peristiwa itu terjadi pada akhir Juli 2026 sekitar pukul 08.00 WIB di rumah korban di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes," katanya, dikutip Selasa (20/10/26).

Saat kejadian, korban bernama Waslam disebut sedang tidur di dalam kamar. Pelaku kemudian masuk ke kamar dan menggorok leher korban menggunakan pisau dapur.

Setelah itu, tubuh korban dimutilasi menjadi beberapa bagian. Kedua kaki dipotong menjadi tiga bagian, sementara kepala dan tangan korban juga dipotong.

Potongan tubuh korban kemudian dibawa ke rumah pelaku yang berada di Perumahan Meranti Mas Blok O, Desa Kemukten, Kecamatan Kersana. Di lokasi tersebut, daging dari potongan tubuh korban kembali dipisahkan.

"Berdasarkan pengakuan terduga pelaku, potongan daging korban dibuang ke sungai di wilayah Kecamatan Bulakamba. Sementara itu, tulang-belulang korban dibakar di belakang rumah terduga pelaku," katanya.

Dalam keterangannya kepada polisi, terduga pelaku mengaku melakukan perbuatan tersebut karena marah dan dendam terhadap ayah kandungnya. Korban disebut tidak mau bekerja, sementara kebutuhan rumah tangga ditopang oleh dua orang saksi yang tinggal bersama korban.

Selain itu, korban disebut kerap meminta rokok kepada terduga pelaku. Meski demikian, motif kasus tersebut masih merupakan dugaan sementara dan perlu didalami lebih lanjut oleh penyidik.

"Setelah kejadian, terduga pelaku juga diduga berupaya menutupi keberadaan korban. Ketika salah seorang saksi menanyakan keberadaan Waslam, terduga pelaku mengaku bahwa ayahnya sedang diajak berjualan siomai di Tegal," katanya.

Saat membuang potongan tubuh korban, terduga pelaku mengaku menggunakan sepeda motor Honda Astrea miliknya. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian pada Sabtu (17/10/26), sekitar pukul 13.00 WIB, untuk melakukan penanganan kasus.

Baca Juga :
Ibu di Palmerah Bawa Anak ke Puskesmas karena Flek, Ternyata Hamil 6 Bulan karena Diperkosa Ayah Kandung
UNICEF Catat 11,8 Persen Anak Indonesia Hidup dalam Kemiskinan, Ini yang Dibutuhkan Mereka Selain Uang
Miris! Anak Usia 9 dan 13 Tahun di Karawang Aniaya Balita, Begini Perlakuan Sadisnya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal dan Sanksi Tegas Transaksi Terkoordinasi
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tawuran di Manggarai Jaksel Pecah Diduga Ada Provokasi, Enam Orang Diamankan
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Indonesia Borong Empat Medali di WJC Kairo, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Video: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal 3 China Lebih Cepat dari Perkiraan
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
4 manfaat spirulina untuk kesehatan jantung hingga kulit
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.