Pemprov Kepri: Dua ruas jalan dibangun lewat IJD senilai Rp30 miliar

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyebut ada dua ruas jalan di daerahnya yang dibangun melalui proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp30 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Kepri Rodi Yantari menyampaikan kedua jalan dimaksud, yaitu pembangunan lanjutan Jalan Gurindam 12 sisi kedua dari kawasan Tugu Sirih sampai depan Markas Komando Armada I (Koarmada) di Kota Tanjungpinang, lalu peningkatan Jalan Tembeling di Kabupaten Bintan.

"Saat ini sedang dalam proses lelang. Pembangunannya ditargetkan rampung dua bulan," kata Rodi di Tanjungpinang, Senin.

Rodi mengatakan anggaran pembangunan dua ruas jalan itu sekitar Rp30 miliar, bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI.

Baca juga: Menteri PU: Program IJD pastikan rantai pasok pangan berjalan lancar

Proyek IJD diprioritaskan untuk Jalan Gurindam 12, yang merupakan kawasan objek wisata dan rekreasi masyarakat di Tanjungpinang sekaligus mempercantik wajah pusat ibukota Provinsi Kepri tersebut.

Sementara peningkatan Jalan Tembeling dilakukan karena akses jalan itu terhubung ke kawasan industri PT Japfa yang bergerak di sektor peternakan/perunggasan.

Rodi menambahkan IJD merupakan program kebijakan strategis nasional melalui Instruksi Presiden (Inpres) agar pemerintah pusat ikut membantu membangun dan memperbaiki jalan-jalan di daerah, meliputi kabupaten, kota, atau provinsi, dengan menggunakan dana APBN

Melalui program itu, pemerintah pusat fokus membangun infrastruktur jalan yang bertujuan meningkatkan produktivitas ekonomi daerah serta konektivitas antarwilayah.

Baca juga: Gubernur Jateng: IJD mampu menumbuhkan ekonomi desa sampai kota

Pada tahun 2024, Kepri mendapat dukungan anggaran IJD senilai Rp532 miliar untuk membangun dan memperbaiki 14 ruas jalan sepanjang 76 kilometer, yang tersebar di enam kabupaten/kota setempat.

"Kita sangat apresiasi pemerintah pusat, IJD ini telah berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, karena dapat memperlancar konektivitas angkutan orang dan barang antarwilayah," demikian Rodi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Legislator PKB Setuju PDIP soal Moratorium Hutan: Wujud Tobat Ekologi
• 21 jam laludetik.com
thumb
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Klaim Swasembada Pangan dan Tantangan Kemandirian Energi
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Video: Mendagri Ungkap Cara Baru Atasi Karhutla di Sumatera-Kalimantan
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bertemu Ketua DPR Australia, Fraksi Demokrat Dukung Penguatan Hubungan Bilateral
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Jelang Demo di Tugu Tani, Ini 5 Poin Besar Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa | KOMPAS SIANG
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.