Tanpa Bentakan, Ini Cara Efektif Mendidik Remaja di Era Digital Menurut Pakar

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mendidik remaja di era digital dinilai membutuhkan pendekatan yang lebih dari sekadar aturan dan larangan. Orang tua perlu menjadi teladan sekaligus membangun komunikasi terbuka agar anak memahami alasan di balik setiap batasan.

Membentuk perilaku anak tak harus selalu melalui bentakan atau ancaman. Pakar psikologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Dr Anita Aisah menekankan pentingnya pola pegasuhan yang menggabungkan kasih sayang, ketegasan, dan konsistensi. Dengan begitu, remaja mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan prinsi hidup.

Baca Juga
  • CKG Ungkap Gejala Depresi-Kecemasan Remaja Empat Kali Lipatnya Lansia
  • Bau Badan dan Keringat Berlebih Bikin Remaja Minder? Begini Cara Mengatasinya
  • Selena Gomez Ungkap Suaranya Berubah karena Sering Ngevape

"Perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan pergaulan membuat remaja menghadapi tantangan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Karena itu, orang tua perlu menyesuaikan pendekatan pengasuhan, tanpa mengabaikan nilai yang ingin ditanamkan kepada anak," kata Anita dalam keterangan tertulis, dikutip pada akhir pekan lalu.

Anita menjelaskan, kemampuan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman perlu berjalan bersama keteguhan memegang nilai. Remaja perlu memiliki ruang untuk mengenali lingkungan, mengikuti perubahan, dan mengembangkan kemampuan diri tanpa kehilangan prinsip yang menjadi pedoman perilakunya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}
Warga bermain layang-layang di lapang Tanah Kusir, Jakarta, Selasa (12/9/2023).  - (Republika/Thoudy Badai)

 

Dia mengingatkan, perbedaan generasi tidak seharusnya menjadi alasan bagi orang tua untuk terus membandingkan anak dengan pengalaman masa lalu mereka. "Meskipun kondisinya sudah berubah, teknologinya semakin canggih, anak tetap adaptif, bisa menyesuaikan diri, tapi ada nilai yang dipegang," kata Anita.

Menurut dia, nilai yang ditanamkan keluarga turut memengaruhi cara anak memahami perilaku yang pantas dan tidak pantas. Karena itu, orang tua perlu menjelaskan alasan di balik nilai dan aturan yang diterapkan, bukan sekadar menuntut anak untuk mematuhinya.

Dalam menghadapi perilaku remaja, orang tua perlu membedakan antara menerima perasaan anak dan membenarkan semua tindakannya. Anak dapat diberi ruang untuk menyampaikan ketidaksetujuan atau kekecewaan, tetapi tetap perlu memahami batas perilaku yang dapat diterima.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Hutan-Lahan Ganggu Penerbangan Negara Tetangga
• 37 menit lalukompas.id
thumb
Iran dan Rusia Sepakat Tolak Solusi Militer untuk Konflik Regional, Dorong Diplomasi dan Penguatan Kerja Sama
• 1 jam lalupantau.com
thumb
IWC11 di Bali perkuat kerja sama pengelolaan perairan lintas batas
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Operasi Narkoba di Panipahan Riau: Bandar Dibekuk, 34 Paket Ganja Disita
• 17 jam laludetik.com
thumb
Koreksi Tajam Saham Peluang Bagi Pemula: Empat Tips Investasi, Jangan Asal Serok
• 13 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.