Pantau - Kontingen Indonesia mengandalkan Muhammad Fadli Imammuddin dan I Kadek Dwi Purnama Yasa untuk merebut medali emas pada hari kedua perebutan medali Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, Selasa (20/10/2026).
Indonesia dijadwalkan mengikuti 21 nomor final dari tujuh cabang olahraga dengan target menambah perolehan medali sekaligus memperbaiki posisi dalam klasemen sementara.
Berdasarkan analisis harian tim kontingen Indonesia, Fadli berpeluang meraih emas dari nomor individual pursuit 4.000 meter putra C4 cabang para balap sepeda trek, sedangkan Kadek diunggulkan pada nomor lempar cakram putra F57 cabang para atletik.
Fadli dan Kadek Miliki Modal Kuat untuk Rebut EmasMuhammad Fadli Imammuddin menjadi salah satu atlet yang diandalkan Indonesia setelah menunjukkan prestasi pada sejumlah kejuaraan internasional.
Pebalap sepeda tersebut sebelumnya berhasil meraih medali emas dalam Asian Para Cycling Track Championship 2026 yang berlangsung di Filipina.
Fadli juga memiliki pengalaman meraih medali emas nomor time trial dan medali perak nomor individual pursuit pada Asian Para Games Hangzhou 2022.
Prestasi tersebut menjadi modal bagi Fadli untuk kembali bersaing memperebutkan podium tertinggi dalam pertandingan di Aichi-Nagoya.
Sementara itu, I Kadek Dwi Purnama Yasa memiliki catatan lemparan terbaik sepanjang 2026 dengan jarak 48,68 meter pada nomor lempar cakram putra F57.
Catatan tersebut melampaui pencapaian salah satu pesaingnya dari Uzbekistan, Yorkinbek Odilov, yang membukukan lemparan sejauh 45,25 meter.
Keunggulan catatan lemparan tersebut menempatkan Kadek sebagai salah satu kandidat peraih medali emas bagi Indonesia.
Atlet Para Judo dan Renang Berpeluang Tambah MedaliSelain Fadli dan Kadek, Indonesia juga memiliki peluang menambah medali melalui Fajar Pambudi dari cabang para judo kelas J1 -95 kilogram putra.
Fajar yang saat ini menempati peringkat keenam dunia diperkirakan menghadapi persaingan ketat dari sejumlah atlet unggulan.
Salah satu pesaingnya adalah Abylay Adilbekov asal Kazakhstan yang berada di peringkat keempat dunia.
Dari cabang para renang, Maulana Rifky Yavianda kembali menjadi andalan Indonesia pada nomor gaya punggung 100 meter putra S12.
Rifky sebelumnya berhasil mempersembahkan medali emas melalui nomor gaya bebas 100 meter S12 pada pertandingan Senin (19/10/2026).
Namun, Rifky diperkirakan menghadapi tantangan dari perenang Jepang, Genki Saito, yang memiliki catatan waktu lebih baik sepanjang 2026.
Persaingan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam upaya Indonesia menambah koleksi medali dari cabang para renang.
Indonesia Turunkan Atlet di 21 Nomor FinalKontingen Indonesia juga mengandalkan sejumlah atlet dari cabang para atletik untuk memperbesar peluang perolehan medali.
Alfin Nomlein dijadwalkan bertanding pada nomor lari 400 meter putra T20, sedangkan Nanda Sholihah akan tampil pada nomor lari 200 meter putri T47.
Dari cabang para angkat berat, Shebrioni berpeluang menyumbangkan medali melalui pertandingan kelas hingga 61 kilogram putri.
Secara keseluruhan, Indonesia akan mengikuti tujuh nomor final para atletik, empat nomor para balap sepeda trek, dan tiga nomor para renang.
Selain itu, kontingen Merah Putih dijadwalkan tampil pada masing-masing dua nomor final para judo, menembak para olahraga, dan para angkat berat, serta satu nomor para taekwondo.
Tim analis kontingen Indonesia memproyeksikan peluang meraih dua medali emas, satu perak dengan potensi emas, satu perak, satu perunggu dengan potensi perak, serta dua perunggu dari pertandingan hari kedua.
Proyeksi tersebut menjadi acuan peluang medali Indonesia berdasarkan hasil analisis terhadap kemampuan atlet dan kekuatan pesaing.
Indonesia Berupaya Perbaiki Posisi Klasemen Asian Para Games 2026Sebelumnya, Indonesia menutup hari pertama perebutan medali Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 pada Senin (19/10/2026) dengan mengumpulkan 10 medali.
Perolehan tersebut terdiri atas satu medali emas, satu medali perak, dan delapan medali perunggu.
Hasil itu menempatkan Indonesia pada peringkat kesembilan klasemen sementara Asian Para Games 2026.
Dengan 21 nomor final yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (20/10/2026), Indonesia memiliki kesempatan menambah perolehan medali melalui sejumlah cabang olahraga.
Peluang terbesar untuk meraih emas diproyeksikan datang dari Muhammad Fadli Imammuddin dan I Kadek Dwi Purnama Yasa, sementara atlet lainnya berupaya menyumbangkan medali tambahan bagi kontingen Merah Putih.




