HARIAN.FAJAR.CO.ID, BONE — Siswa SMP Islam Athirah Bone memborong 39 penghargaan dari berbagai kompetisi akademik dan nonakademik dalam kurun kurang dari dua bulan, sejak 1 September hingga Oktober 2026. Prestasi tersebut diraih pada ajang tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Deretan trofi dan medali itu menjadi bukti capaian siswa di berbagai bidang, mulai dari olahraga, kepalangmerahan, debat, hingga olimpiade sains. Secara simbolis, para siswa menyerahkan trofi yang diraih dalam sejumlah kompetisi kepada pihak sekolah setelah pelantikan KPUS 2026.
Di bidang olahraga, Qisyafani Afaf menjadi salah satu siswa yang menonjol. Dia meraih tiga medali dalam Open Tournament Pencak Silat Nasional Beach Championship I, termasuk medali emas kategori tanding tingkat nasional.
Prestasinya berlanjut pada Kejuaraan Pencak Silat Arung Palakka Championship tingkat provinsi. Dalam ajang tersebut, Qisyafani kembali meraih dua medali emas.
Prestasi olahraga lainnya datang dari Alya Zhalfa Atalia yang meraih medali emas cabang taekwondo pada POMSAE Festival E11venkick Challenge 2026 tingkat provinsi. Sementara itu, Muh. Rezky Febriadi meraih juara kedua dalam Pickleball Tournament 2026 tingkat provinsi.
Di bidang kepalangmerahan, kontingen SMP Islam Athirah Bone memboyong 13 gelar juara dalam Volunteer of Red Cross Competition Camp (VORCEA) yang diselenggarakan UPT SMAN 22 Bone. M. Ravief Radithya Kahar meraih predikat The Best of VORCEA atau Duta PMR tingkat provinsi. Adapun Amilia Shahia Laily meraih juara pertama kategori Presentasi Komunikatif, Informatif, dan Edukatif.
Amilia juga menorehkan prestasi di bidang debat. Bersama Aqifa Ulfa Syahriani, dia tampil dalam Sultraction Vol. II 2026 cabang Lomba Debat Bahasa Indonesia tingkat provinsi. Amilia meraih predikat Best Speaker 1, sedangkan Aqifa memperoleh Best Speaker 3.
Pada bidang akademik, siswa sekolah tersebut turut mencatatkan prestasi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten dan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Agama. Salah satu capaian diraih Mahmud Alwan Abidin yang menjadi juara pertama Matematika Terintegrasi.
Prestasi sains dan matematika juga terlihat dalam SEKSOS.COM 2026 di SMAN 5 Parepare. Taslim meraih juara pertama Olimpiade Fisika, sedangkan Rayhan Achmad menjadi juara pertama Battle of Brain. Siswa SMP Islam Athirah Bone juga meraih kemenangan beregu dalam ajang ARITMATIKA UIN Alauddin dan Talenta Fair SMAN 3 Bone.
Capaian lainnya datang dari Biology Open Day (BODY) Universitas Negeri Makassar. Kontingen sekolah berhasil meraih juara umum sekaligus membawa pulang piala bergilir. Pada cabang lomba video edukatif tingkat provinsi, mereka menyabet juara pertama, juara kedua, dan juara favorit.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Islam Athirah Bone, Erwin B, mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi siswa dapat berkembang melalui lingkungan belajar yang kondusif dan pembinaan ekstrakurikuler yang terstruktur.
“Deretan prestasi yang diraih siswa-siswi multitalenta ini membuktikan bahwa lingkungan belajar yang kondusif serta sistem pembinaan ekstrakurikuler yang terstruktur mampu melejitkan potensi peserta didik secara optimal,” ujar Erwin.
Sementara itu, Nuraeni yang menerima langsung trofi-trofi tersebut mengungkapkan kebanggaannya atas capaian para siswa. Menurut dia, penghargaan yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga mencerminkan proses pembentukan karakter peserta didik.
“Keberhasilan ini bukan sekadar tentang piala dan medali, melainkan bukti nyata terbentuknya karakter tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi pada diri para siswa untuk siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Nuraeni. (an)





