Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengerahkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 12 titik di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan penanganan dilakukan melalui pemadaman, penyediaan kebutuhan dasar, dan perlindungan masyarakat dari dampak asap.
"Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Kami juga berupaya memenuhi kebutuhan petugas dan relawan serta membantu masyarakat yang terdampak asap," kata Idy dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Idy menjelaskan pemadaman dilakukan di 12 titik, termasuk Jalan Golf Ujung dan Jalan Lingkar Selatan di Banjarbaru, Desa Parit Baru dan Desa Wonodadi 2 di Kubu Raya, serta Jalan Alson 3 di Palangka Raya. Tim juga menangani karhutla di Kutai Timur, Berau, Mamuju Tengah, dan Kotawaringin Timur.
Baca juga: Baznas RI terjunkan tim bantu padamkan karhutla di Kalbar dan Kalsel
"Baznas mengerahkan 51 personel Tim BTB dengan dukungan satu mobil rescue, tujuh mobil operasional, dan dua sepeda motor," ucapnya.
Selain pemadaman, Baznas mendirikan 13 titik layanan dapur air untuk menyediakan air minum dan makanan ringan bagi petugas serta relawan. Layanan ini mendukung kebutuhan personel yang bertugas menangani kebakaran di berbagai wilayah.
"Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar petugas dan relawan tetap terpenuhi selama proses pemadaman. Dukungan ini penting agar mereka dapat menjalankan tugas di lapangan," ujar Idy.
Pihaknya juga menyalurkan makanan siap saji dan multivitamin di Samuda, Kotawaringin Timur, serta Kelurahan Raja, Pangkalan Bun. Bantuan masker didistribusikan di 27 lokasi, meliputi permukiman warga, sekolah, dan pondok pesantren.
Baca juga: Baznas Riau buka ruang ramah asap layani korban karhutla
Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan relawan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan pemadaman dan penyaluran bantuan berjalan efektif sesuai kebutuhan masyarakat.
"Sinergi berbagai pihak sangat diperlukan dalam penanganan bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung petugas dan relawan di lapangan," ucap Idy.
Di samping itu, lanjut dia, Baznas turut menyalurkan bantuan air bersih di sembilan titik di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, termasuk Ogan Ilir dan Banyuasin. Selain itu Baznas mempersiapkan operasional Rumah Sehat Oksigen Baznas di Palangka Raya untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat asap.
"Penanganan karhutla telah berlangsung sejak 28 Juli 2026 dan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Baznas berkomitmen melanjutkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak serta mendukung upaya penanganan darurat bersama berbagai pihak," tutur Idy Muzayyad.
Baca juga: Ruang Ramah Asap Baznas layani korban harhutla
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan penanganan dilakukan melalui pemadaman, penyediaan kebutuhan dasar, dan perlindungan masyarakat dari dampak asap.
"Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Kami juga berupaya memenuhi kebutuhan petugas dan relawan serta membantu masyarakat yang terdampak asap," kata Idy dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Idy menjelaskan pemadaman dilakukan di 12 titik, termasuk Jalan Golf Ujung dan Jalan Lingkar Selatan di Banjarbaru, Desa Parit Baru dan Desa Wonodadi 2 di Kubu Raya, serta Jalan Alson 3 di Palangka Raya. Tim juga menangani karhutla di Kutai Timur, Berau, Mamuju Tengah, dan Kotawaringin Timur.
Baca juga: Baznas RI terjunkan tim bantu padamkan karhutla di Kalbar dan Kalsel
"Baznas mengerahkan 51 personel Tim BTB dengan dukungan satu mobil rescue, tujuh mobil operasional, dan dua sepeda motor," ucapnya.
Selain pemadaman, Baznas mendirikan 13 titik layanan dapur air untuk menyediakan air minum dan makanan ringan bagi petugas serta relawan. Layanan ini mendukung kebutuhan personel yang bertugas menangani kebakaran di berbagai wilayah.
"Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar petugas dan relawan tetap terpenuhi selama proses pemadaman. Dukungan ini penting agar mereka dapat menjalankan tugas di lapangan," ujar Idy.
Pihaknya juga menyalurkan makanan siap saji dan multivitamin di Samuda, Kotawaringin Timur, serta Kelurahan Raja, Pangkalan Bun. Bantuan masker didistribusikan di 27 lokasi, meliputi permukiman warga, sekolah, dan pondok pesantren.
Baca juga: Baznas Riau buka ruang ramah asap layani korban karhutla
Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan relawan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan pemadaman dan penyaluran bantuan berjalan efektif sesuai kebutuhan masyarakat.
"Sinergi berbagai pihak sangat diperlukan dalam penanganan bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung petugas dan relawan di lapangan," ucap Idy.
Di samping itu, lanjut dia, Baznas turut menyalurkan bantuan air bersih di sembilan titik di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, termasuk Ogan Ilir dan Banyuasin. Selain itu Baznas mempersiapkan operasional Rumah Sehat Oksigen Baznas di Palangka Raya untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat asap.
"Penanganan karhutla telah berlangsung sejak 28 Juli 2026 dan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Baznas berkomitmen melanjutkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak serta mendukung upaya penanganan darurat bersama berbagai pihak," tutur Idy Muzayyad.
Baca juga: Ruang Ramah Asap Baznas layani korban harhutla





