PLN Tambah Pembangkit 20 MW di Sigi, Membuka Harapan Masyarakat Pelosok

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

Penambahan pembangkit berkapasitas 20 Megawatt oleh PT PLN (Persero) di Sigi, Sulawesi Tengah, membuka harapan bagi masyarakat di pelosok. Selain untuk mengatasi pemadaman akibat menurunnya debit air pada pembangkit berbasis air, pembangkit baru ini juga membuat lebih dari 20.000 rumah tangga akan teraliri listrik.

Pembangkit 20 Megawatt (MW) tersebut bagian dari 50 MW yang ditargetkan bisa memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi dalam waktu dekat. Peresmian pembangkit ini dilakukan Sabtu (17/7/2026) lalu oleh Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN Rizal Calvary. Turut hadir pada momen tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, dan General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Sujana.

Selain mengatasi dampak kemarau, pembangkit ini juga akan mengaliri listrik ke lebih 20.000 rumah tangga. Bagi warga di Sigi yang sebagian masih memiliki keterbatasan infrastruktur dasar seperti listrik, hal ini menjadi solusi dan harapan baru.

Hal ini karena di sebagian wilayah Sigi, terutama desa-desa di wilayah pegunungan, listrik hanya menyala beberapa jam dalam sehari. Sebagian menggunakan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) dengan memanfaatkan air sungai. Padahal dalam kondisi kemarau seperti sekarang, sumber air banyak yang mengering.

“Di sini listrik belum menyala 24 jam. Biasanya menyala dari sore hingga menjelang pagi. Harapan kami tentu warga bisa menikmati listrik sepanjang hari,” kata Kepala Desa Banasu, Kecamatan Pipikoro, Edwin Kudjere beberapa waktu lalu.

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengakui, separuh dari 16 kecamatan di wilayahnya berada di  pegunungan. Kecamatan ini adalah Kinovaro, Marawola Barat, Kulawi Selatan, Kulawi, Lindu, Pipikoro, Palolo, dan Nokilalaki. Terdapat 176 desa/kelurahan di Sigi yang sebagian berada di wilayah pelosok dan sulit dijangkau.

Baca JugaNestapa Warga di Wilayah Terpencil Sigi dalam Selembar Surat Pembungkus Pecel

“Warga di pegunungan ini memang butuh infrastruktur yang layak. Mereka butuh perbaikan infrastruktur seperti jalan, jembatan, hingga listrik untuk menunjang aktivitas mereka, terutama pendidikan dan ekonomi,” ujar Mohamad Rizal, awal Oktober lalu.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menjelaskan, pengoperasian pembangkit berkapasitas 20 MW ini adalah upaya PLN dalam menjaga kecukupan daya dan meningkatkan ketahanan sistem kelistrikan Sulawesi.

Adapun pembangkit 20 MW ini adalah langkah awal dari total penambahan 50 MW. Dalam waktu dekat, PLN juga akan menambah kembali pembangkit sebesar 30 MW di sistem kelistrikan Sulawesi.

“Ketika kondisi kemarau memengaruhi kemampuan produksi sejumlah pembangkit tenaga air, kami mengambil langkah antisipatif melalui penguatan kapasitas pembangkit. Tambahan daya 50 MW ini merupakan salah satu upaya konkret untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi sehingga pasokan listrik kepada masyarakat dan sektor produktif dapat terus terjaga," ujar Rizal.

Baca JugaDirut PLN: Pemadaman Bergilir Diminimalkan

Rizal mengakui, kondisi musim kemarau berkepanjangan dan berkurangnya curah hujan memengaruhi debit air yang menjadi sumber energi pembangkit lainnya. Oleh karena itu, penambahan kapasitas pembangkit menjadi salah satu upaya cepat yang penting untuk memperkuat daya mampu pasok, serta meningkatkan ketahanan sistem kelistrikan.

General Manager PLN UIK Dwipantara, Sujana, menambahkan, pengoperasian pembangkit ini adalah tindak lanjut dari arahan Direktur Manajemen Pembangkitan PLN untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi.

Menurutnya, PLN UIK Dwipantara bersama PLN Nusa Daya sejauh ini terus memperkuat koordinasi serta kesiapan operasional agar tambahan kapasitas pembangkit dapat memberikan kontribusi optimal bagi sistem kelistrikan.

Baca JugaTinggal Colok, Air Mengalir, Hama Pergi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Lakukan Penyidikan 98 Korporasi, Segera Tetapkan Tersangka Penyebab Karhutla
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Berita Populer: MG ZS Hybrid+ Mulai Diterima Kosumen; Biaya Keyless Motor Lawas
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
PDIP Semprot MSCI: Mereka Bukan Kelembagaan Agama, Bukan Tempat Kebenaran dan Pengurusnya Bukan Nabi
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Ini Deretan Alutsista Baru Indonesia
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Pemprov DKI Terima Hibah Aset Rampasan KPK Senilai Rp9,65 Miliar
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.