BTN Kaji Opsi Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Modal

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pertimbangan aksi korporasi ini dilakukan secara terukur dengan mencermati kondisi pasar hingga kebutuhan permodalan.

BTN Kaji Opsi Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Modal. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengkaji opsi pembelian kembali saham (share buyback) sebagai salah satu langkah strategis untuk merespons dinamika pasar modal domestik. Pertimbangan aksi korporasi ini dilakukan secara terukur dengan mencermati kondisi pasar, kebutuhan permodalan, serta upaya memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu mengatakan pergerakan harga saham di bursa perlu ditinjau secara komprehensif dengan melihat fundamental bisnis dan transformasi perusahaan yang sedang berjalan.

Baca Juga:
Pengguna Balé by BTN Tembus 5 Juta, Transaksi Digital Melesat 46 Persen

"Kami terus mencermati perkembangan pasar modal dan berbagai dinamika yang terjadi saat ini. Sebagai perusahaan terbuka, BTN senantiasa mengevaluasi berbagai opsi strategis yang dapat mendukung kepentingan Perseroan dalam jangka panjang, termasuk kemungkinan pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback," ujar Nixon dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Nixon menjelaskan proses evaluasi buyback memperhitungkan ketersediaan likuiditas, rasio kecukupan modal, rencana ekspansi bisnis, serta kepatuhan terhadap regulasi pasar modal yang berlaku.

Baca Juga:
BTN Siapkan Pembiayaan Rp3 Triliun untuk Perkuat ID FOOD

"Buyback merupakan salah satu opsi yang sedang kami kaji, termasuk terkait dengan potensi pemanfaatan saham hasil pembelian kembali untuk peruntukan tertentu sesuai dengan kebutuhan Perseroan. Tentunya, setiap keputusan akan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, kecukupan modal, serta kepentingan seluruh pemegang saham," kata Nixon.

Aksi kajian buyback saham ini bukan hal baru bagi bank pelat merah tersebut. Pada 2020, BTN pernah menyiapkan anggaran sebesar Rp275 miliar untuk rencana buyback saham melalui pasar sekunder guna merespons tekanan volatilitas pasar akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga:
Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Program 3 Juta Rumah Jadi Pilar Utama

Di tengah gejolak pasar saham saat ini, Nixon menegaskan BTN tetap fokus memperkuat fondasi bisnis utama, terutama pada sektor pembiayaan perumahan nasional yang didorong oleh Program 3 Juta Rumah serta transformasi menuju beyond mortgage.

"Fokus utama kami tetap pada penguatan fundamental dan pertumbuhan bisnis yang berkualitas. Kami melihat peluang pertumbuhan sektor perumahan nasional masih sangat besar, dan BTN akan terus memperkuat kapabilitas bisnis serta layanan untuk menangkap peluang tersebut secara optimal," kata Nixon.

Dengan demikian, BTN memastikan akan menyampaikan pengumuman resmi serta keterbukaan informasi kepada publik apabila keputusan final mengenai eksekusi aksi korporasi tersebut telah ditetapkan sesuai regulasi yang berlaku.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perbarindo Gelar Munas XII, Dorong Penguatan Modal dan Digitalisasi BPR-BPRS untuk Perluas Pembiayaan UMKM
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Tamsil Linrung Sebut Anies Baswedan Layak Gantikan Wapres Gibran
• 6 menit laluharianfajar
thumb
Foto: Ribuan Skuter Listrik Menumpuk Terbengkalai di China
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Rosan: Investasi Rp1.539 triliun serap 2,19 juta pekerja per September
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Ada Aksi Penyampaian Aspirasi di Jakarta, Ini Rute Rekayasa Lalu Lintas
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.