Saat gigi permanen mulai tumbuh, sebagian orang tua mungkin menyadari warnanya terlihat lebih kuning dibandingkan gigi susu yang sebelumnya tampak putih bersih. Padahal, si kecil sudah rutin menyikat gigi setiap hari.
Kondisi ini bisa membuat orang tua khawatir dan bertanya-tanya apakah gigi anak kurang bersih atau ada masalah kesehatan gigi yang perlu diperhatikan.
Mengapa Gigi Permanen Anak Lebih Kuning?Menurut dokter spesialis gigi, drg. Calvin Joshua, Sp.KGA, warna gigi tidak hanya ditentukan oleh lapisan terluarnya, yaitu enamel. Di bawah enamel terdapat lapisan dentin yang turut memengaruhi warna gigi.
Pada gigi permanen, warna dentin cenderung lebih terlihat sehingga gigi tampak lebih kuning dibandingkan gigi susu. Sementara itu, gigi susu memiliki lapisan enamel yang relatif lebih tebal dibandingkan dentinnya, sehingga terlihat lebih putih.
"Jadi warna alami gigi setiap anak juga bisa berbeda. Tidak ada satu warna tertentu yang bisa dijadikan patokan mutlak bahwa gigi permanen anak sehat atau tidak," kata drg. Joshua pada kumparanMOM beberapa waktu lalu.
Kapan Warna Gigi Anak Perlu Diperiksa?Meski perbedaan warna gigi permanen dan gigi susu umumnya merupakan hal yang wajar, orang tua tetap perlu memperhatikan perubahan warna yang tidak biasa.
"Jika terdapat satu gigi yang warnanya berbeda dari gigi permanen lainnya, misalnya muncul bercak kuning atau kecokelatan, sebaiknya periksakan kondisi tersebut ke dokter gigi," jelasnya.
Perubahan warna seperti ini dapat berkaitan dengan gangguan pembentukan atau kualitas jaringan gigi. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah riwayat benturan atau infeksi pada gigi susu yang dapat memengaruhi perkembangan gigi permanen di bawahnya.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk tidak hanya memperhatikan kebersihan gigi anak, tetapi juga perubahan warna atau munculnya bercak yang tidak biasa.





