Tabungan Berbasis Proteksi Jadi Sumber Pendanaan Bank, BWS Tangkap Peluang

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Di tengah persaingan penghimpunan dana yang semakin ketat, bank dituntut untuk mengembangkan produk simpanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Tabungan Berbasis Proteksi Jadi Sumber Pendanaan Bank, BWS Tangkap Peluang. (Foto: BWS)

IDXChannel - Di tengah persaingan penghimpunan dana yang semakin ketat, bank dituntut untuk mengembangkan produk simpanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Selain menawarkan bunga yang kompetitif, bank juga dapat memberikan nilai tambah melalui produk tabungan yang dilengkapi manfaat perlindungan asuransi.

Baca Juga:
MNC Bank Hadirkan Promo Spesial Kartu Kredit di White Rock Beach Club Bali

Produk tersebut memungkinkan nasabah menabung sekaligus memperoleh proteksi, serta berpotensi mendorong kebiasaan menyimpan dana secara lebih konsisten.

Bagi perbankan, produk tabungan berbasis proteksi dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperkuat dana pihak ketiga (DPK) dan menjaga stabilitas pendanaan.

Baca Juga:
Bank Besar Angkat IHSG usai Heboh MSCI, Saham Konglo Masih Terkapar

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) atau BWS memiliki produk TASKASURE, yakni tabungan berjangka yang dilengkapi manfaat perlindungan asuransi jiwa. Produk ini menggabungkan fungsi simpanan dan proteksi dalam satu layanan.

Pengembangan produk simpanan tersebut sejalan dengan upaya BWS memperkuat struktur pendanaannya.

Baca Juga:
Adira (ADMF) Sewa Bangunan Milik Bank Danamon (BDMN), Nilainya Rp617,76 Juta

Hingga Juni 2026, BWS membukukan DPK sebesar Rp29,46 triliun. Sementara itu, dana murah atau current account saving account (CASA) mencapai Rp8,46 triliun, meningkat 7,49 persen dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp7,87 triliun.

Seiring pertumbuhan tersebut, rasio CASA BWS naik menjadi 28,72 persen pada Juni 2026, dari 23,11 persen pada akhir 2025. Peningkatan porsi dana murah ini menunjukkan perbaikan komposisi pendanaan perseroan.

Analis Sinarmas Sekuritas Yosua Zisokhi menilai, produk simpanan dengan nilai tambah dapat menjadi salah satu pembeda bagi bank di tengah persaingan industri. Selain itu, inovasi produk juga berpotensi memperkuat hubungan antara bank dan nasabah.

Menurutnya, bank yang mampu mengembangkan produk sesuai kebutuhan nasabah memiliki peluang untuk mempertahankan dana dalam jangka panjang.

Kebutuhan terhadap perencanaan keuangan dan perlindungan risiko juga dinilai dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan produk simpanan.

“Bank dengan profil nasabah yang memiliki pendapatan dan cashflow yang stabil bisa jadi target yang tepat untuk produk yang menggabungkan fitur simpanan jangka panjang dan asuransi ini,” imbuh Yosua.

Dengan demikian, tabungan berbasis proteksi dapat menjadi salah satu pilihan bagi bank untuk mengembangkan bisnis pendanaan.

Bagi BWS, produk seperti TASKASURE melengkapi upaya penghimpunan dana melalui penawaran simpanan yang menggabungkan kebutuhan menabung dan perlindungan asuransi. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Unhas Jadi Tuan Rumah KJI-KBGI 2026, 34 Tim Berebut Juara
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Eks Bupati Teluk Bintuni Dua Periode Petrus Kasihiw Resmi Gabung PSI
• 9 jam lalueranasional.com
thumb
Ada Penyampaian Aspirasi 20 Oktober, Cek Rute Alternatif Monas hingga Gedung DPR
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nadiem Makarim Ajukan Kasasi Atas Putusan Banding Korupsi Chromebook
• 23 jam lalunarasi.tv
thumb
Profil Linda Benny, Pengusaha Oli yang Kini Mengemban Tugas Plt Bupati Klaten
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.