tvOnenews.com - Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin sengit menjelang lima seri terakhir yang tersisa di musim ini.
Marc Marquez, pemilik tujuh gelar juara dunia menjadi ancaman serius dari Jorge Martin yang berambisi mempersembahkan gelar kelas utama pertama bagi Aprilia.
Pasca MotoGP Indonesia 2026, Marc Marquez terpaut dua poin dari Jorge Martin yang duduk di puncak klasemen.
- MotoGP
Meski kini jaraknya semakin dekat, Marc Marquez tidak menganggap Jorge Martin sebagai lawan biasa.
Ia bahkan mengaku terkesan dengan kemampuan rivalnya sejak melihat data para pembalap Ducati pada 2024 lalu.
"Bagi saya, Martin adalah pembalap yang sangat berbakat, sangat berbakat," ujar Marc Marquez.
"Musim lalu merupakan tahun yang sangat rumit baginya, dengan banyak cedera," lanjutnya.
Marquez mulai mengenal lebih dekat kemampuan Martin ketika bergabung dengan Gresini setelah meninggalkan Honda. Saat itu, ia menggunakan Ducati GP23, sedangkan Martin mengendarai GP24 bersama tim pabrikan.
"Namun, saat saya pindah ke Ducati dan memiliki kesempatan untuk melihat data dari semua pembalap yang menggunakan merek tersebut, Martin adalah salah satu yang paling membuat saya terkesan baik dari cara dia membalap maupun dari apa yang mampu ia lakukan," kata Marquez.
Marquez juga menilai gaya balap Martin memiliki kemiripan dengan dirinya, terutama dalam memaksimalkan pengereman. Menurutnya, Martin merupakan pembalap tangguh yang tidak mudah menyerah.
"Gaya balapnya sangat mirip dengan gaya saya, yakni sangat berfokus pada pengereman. Memang benar posisi duduknya saat berkendara sangat condong ke belakang, tetapi dia adalah pembalap yang pantang menyerah; dia seorang petarung." ungkap Marquez.
Di sisi lain, Martin menyambut positif pujian dari Marc Marquez tersebut. Ia menganggap persaingan langsung melawan Marquez dalam perebutan gelar sebagai sebuah kehormatan.
"Selalu menyenangkan ketika seseorang seperti Marquez memberikan pujian kepada Anda. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan bisa bersaing memperebutkan gelar juara melawannya," ujar Jorge Martin.
(akg)




