Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, Bansos Bakal Beralih ke Transfer Tunai

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bantuan sosial (bansos) akan disalurkan dalam bentuk transfer tunai secara langsung kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, Bansos Bakal Beralih ke Transfer Tunai. (Foto: Istimewa)

IDXChannel – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pemerintah akan meluncurkan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital pada 10 November 2026.

Melalui program ini, bantuan sosial (bansos) akan disalurkan dalam bentuk transfer tunai secara langsung kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Baca Juga:
Kemenkeu Targetkan Seluruh Uang Pensiun dan Bansos Cair Langsung ke Rekening Mulai 2027

"Tadi ada kita laporkan mengenai perlinsos yang akan di-roll out atau di-launching oleh Presiden pada tanggal 10 November," tegas Luhut usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Selasa (20/10/2026).

Menurut Luhut, penerapan Perlinsos Digital diharapkan dapat menciptakan sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih adil, terutama bagi masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan pemerintah.

Baca Juga:
Perkuat Ekonomi Jelang 2027, Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Bansos hingga Insentif Rumah

Melalui skema tersebut, pemerintah juga akan mengalihkan mekanisme pemberian bantuan dari subsidi produk menjadi transfer uang tunai kepada penerima manfaat.

"Karena perlinsos ini akan memberikan keadilan kepada rakyat Indonesia yang berhak atau yang berhak untuk mendapat bantuan sosial dari pemerintah yang nanti akan diberikan dalam bentuk cash transfer. Jadi pemerintah pada ujungnya tidak memberikan subsidi kepada produk lagi," ucap Luhut.

Sementara itu, Anggota DEN Firman Hidayat menambahkan bahwa uji coba digitalisasi Perlinsos saat ini telah menjangkau seluruh wilayah Indonesia, yakni sebanyak 514 kabupaten/kota.

Hingga 20 Oktober 2026, jumlah keluarga yang terdaftar dalam program digitalisasi Perlinsos mencapai 11,5 juta kepala keluarga (KK). Proses pendaftaran juga didukung oleh ratusan ribu agen Perlinsos yang membantu masyarakat mengakses program bantuan sosial.

"Per hari ini sudah ada 11,5 juta KK yang terdaftar dalam digitalisasi perlinsos program digitalisasi perlinsos. Dan ada 775.000 agen perlinsos yang akhirnya membantu pendaftaran warga-warga kita yang membutuhkan bantuan sosial," kata Firman.

Firman mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar melalui portal Perlinsos yang telah melampaui 600.000 orang setiap harinya.

Selain itu, DEN telah menyampaikan hasil studi uji coba Perlinsos Digital di Provinsi Bali kepada Presiden Prabowo. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi mampu mengurangi kesalahan dalam penentuan penerima bantuan sosial.

Berdasarkan hasil uji coba tersebut, tingkat exclusion error atau kesalahan yang menyebabkan masyarakat yang berhak tidak menerima bantuan berhasil ditekan sebesar 24,1 persen. Sementara itu, inclusion error atau kesalahan pemberian bantuan kepada masyarakat yang tidak berhak tercatat menurun sebesar 4,1 persen.

"Jadi artinya digitalisasi perlinsos ini mampu membuat proses bansos lebih transparan dan juga lebih tepat sasaran," jelas Firman.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dievakuasi ke Pelabuhan Merak, Penumpang KMP Batumandi Dicek Tim Medis
• 8 jam laludetik.com
thumb
jadi akses penting petani, perbaikan jembatan Blang Miro Kumba dikebut
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Mewujudkan pelindungan anak di ruang digital lewat PP TUNAS
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Kampung Internet Komdigi Permudah Akses Pembelajaran di Sekolah Lombok | SAPA SIANG
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
​Petaka Siang Bolong, Nyawa Urmila Melayang Diseruduk Truk Tangki!
• 4 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.