Dokter Diduga Perkosa Anaknya: Ibu Sempat Kejar Pelaku saat Bawa Kabur Anak

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Seorang anak perempuan berusia 3,5 tahun diduga dibawa kabur oleh ayah kandungnya yang merupakan seorang dokter di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 28 September 2026. Peristiwa tersebut disebut diwarnai cekcok hingga aksi kejar-kejaran antara ayah dan ibu korban.

Kuasa hukum ibu korban, Debi Agusfriansa, mengatakan peristiwa itu bermula ketika ayah korban menghubungi ibu anak tersebut dengan alasan ingin bertemu anaknya. Namun, pertemuan itu justru berujung pada dugaan pengambilan paksa korban.

"Dia mengiming-imingi ingin melihat anak saja. Tidak ada pikiran akan dibawa lari pada saat itu," kata Debi saat dihubungi, Selasa (20/10).

Menurut Debi, saat itu ibu korban tidak menyangka pertemuan tersebut akan berakhir dengan hilangnya sang anak. Ayah korban kemudian diduga membawa anak tersebut menggunakan mobil setelah terjadi cekcok dan kejar-kejaran dengan ibu korban.

Debi juga menceritakan peristiwa tersebut dalam wawancara. Ia mengatakan ayah korban diduga langsung membawa paksa anaknya ketika datang untuk bertemu.

"Di tanggal 28 September 2026, ketika ayahnya mengiming-imingi ingin bertemu dengan anaknya, tiba-tiba dibawa paksa si anak tersebut dan dibawa kabur," ujar Debi.

Setelah kejadian itu, ibu korban segera melaporkan dugaan tindakan tersebut ke Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat pada hari yang sama.

Hingga Selasa (20/10), keberadaan anak tersebut belum diketahui oleh pihak keluarga. Artinya, korban telah terpisah dari ibunya selama hampir tiga pekan sejak diduga dibawa pergi oleh ayah kandungnya.

"Dari tanggal 28 September hingga hari ini, belum ada perkembangan terkait di mana dan kapan si terduga pelaku ini akan ditangkap. Makanya kita agak khawatir karena takutnya si terduga pelaku ini melakukan hal yang sama," kata Debi.

Berdasarkan informasi yang diterima Debi dari hasil penyelidikan, ayah korban sementara diduga masih berada di wilayah Jawa Barat. Namun, pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi terperinci mengenai lokasi keberadaan anak tersebut maupun perkembangan penanganan terhadap ayahnya.

Debi berharap aparat kepolisian segera menelusuri keberadaan ayah dan anak tersebut, sehingga korban dapat ditemukan dan kembali mendapatkan perlindungan dari keluarga.

Kasus dugaan membawa kabur anak ini terjadi bersamaan dengan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap korban yang sebelumnya disampaikan ibu kandungnya kepada Direktorat PPA Polda Jawa Barat. Dugaan tersebut masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Gandeng Puspom di Kasus BNPB: Diduga Oknum TNI Aktif Terlibat
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Jenson Seelt, Pemain Swansea City Bernilai Rp100 Miliar yang Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
BNPB perketat SOP penyemaian dry ice
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Profil Amaluddin Syarif yang Meninggal Dunia di Usia 46 Tahun, Dulu Jadi Ikon Gambar MP3 Tahun 2000-an
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Muhammad Fadli dan Kadek Dwi Purnama Yasa Jadi Andalan Indonesia Raih Emas pada Hari Kedua Asian Para Games 2026
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.