DEN Lapor Prabowo Soal Dampak MBG: Semangat Belajar Siswa Meningkat

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sejumlah siswa di Jakarta mengikuti uji coba penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di Sekolah SMP Kemala Bhayangkari 3, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis, (15/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memberikan laporan dan saran kepada Presiden Prabowo Subianto, Selasa (20/10/2026). Dalam pertemuan itu DEN memberikan laporan terkait dampak program Makan Bergizi Gratis hingga saran untuk distribusi.

Dalam kesempatan itu dihadiri Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu, dan para Anggota DEN Arief Anshory, Haryanto Adikoesoemo, Heriyawan Irawan, Mochamad Firman Hidayat, dan Septian Hario Seto.

Baca: 2 Tahun Prabowo-Gibran, Begini Hasil Program Prioritas Pemerintah!

Firman mengatakan ada beberapa temuan menarik dalam pelaksanaan MBG. Dari sisi absensi siswa menurutnya, penerima MBG lebih jarang absen dibandingkan non penerima MBG.


"Bahkan sebenarnya gap-nya cukup besar terutama di desil 1 yang paling miskin gitu ya. Jadi ketika nonpenerima MBG, dia akan sering absen, sementara kalau penerima MBG dia akan relatif tidak absen ke sekolah," kata Firman.

Kemudian, DEN juga menemukan penerima MBG lebih bersemangat dalam belajar. Artinya tingkat kualitas siswa untuk menyerap pembelajaran lebih baik dari non penerima.

Sejumlah siswa di Jakarta mengikuti uji coba penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di Sekolah SMP Kemala Bhayangkari 3, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis, (15/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Sejumlah siswa di Jakarta mengikuti uji coba penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di Sekolah SMP Kemala Bhayangkari 3, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis, (15/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

"Kita juga melihat semangat belajarnya gitu kan, ternyata penerima MBG semangat belajarnya meningkat gitu kan, tetapi ada syaratnya," katanya.

Menurutnya kualitas menu program MBG berpengaruh terhadap semangat belajar. Dari catatannya 95% siswa penerima MBG mengatakan lebih bersemangat ketika mendapatkan kualitas menu yang baik.

"Tetapi memang ketika kualitas menunya jelek itu angkanya drop sangat rendah gitu kan. Artinya memang salah satu rekomendasi kami ke bapak presiden perlu diperhatikan kualitas menu MBG, karena ini berkorelasi dengan rasa lapar dan semangat belajar anak di sekolah," tuturnya.

Baca: Dua Tahun Prabowo-Gibran: RI Butuh Pertumbuhan yang Tidak Hanya Tinggi

Lebih lanjut, dari sebaran distribusi penerima MBG per September ini masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan, dibanding pedesaan. Selain itu juga masih banyak siswa kaya yang menerima dibandingkan siswa miskin.

"Artinya perlu ada prioritas yang lebih baik terutama untuk daerah 3T, daerah pedesaan, dan masyarakat miskin gitu kan, karena sekali lagi tadi studi kita menunjukan bagaimana program ini sebenarnya mampu menurunkan absen siswa ke sekolah dan meningkatkan semangat belajar dan mengurangi rasa lapar di sekolah," tuturnya.


(emy/wur)
Saksikan video di bawah ini:
Video: 11,35% Warga Tanpa Ijazah, Alarm untuk Pendidikan RI!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.992 per USD
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
5 Fakta Menarik Tentang Mochi Asal Jepang
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Puluhan Siswa di Cirebon Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menilik Rekrutmen Petugas Haji Indonesia
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ingin Bermanfaat Buat Rakyat, Golkar Gelar Donor Darah di Jakarta
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.