420 Penumpang Selamat, Penyebab KMP Batumandi Terbakar Masih Diselidiki

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Cilegon -

Polda Banten menyampaikan terdapat 420 penumpang di kapal KMP Batumandi yang terbakar di dekat Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

"Berdasarkan manifest, jumlah penumpang KMP Batumandi sebanyak 420 orang. Di dalam kapal juga terdapat 89 unit kendaraan. Dari total penumpang tersebut, sebanyak 393 orang berada di dalam kendaraan, sedangkan 27 orang lainnya merupakan penumpang pejalan kaki," ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea, Rabu (21/10/2026).

Baca juga: ASDP Pantau Kondisi Penumpang KMP Batumandi Terbakar, Fasilitasi Pemulangan

Seluruh penumpang telah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa. Sementara itu, sejumlah penumpang yang mengalami luka-luka telah dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Untuk kondisi penumpang, berdasarkan informasi sementara dari ASDP, tidak ada korban meninggal dunia. Sementara itu, penumpang yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke Puskesmas Merak dan Rumah Sakit Krakatau Medika," ujarnya.

Menurutnya, kapal tersebut terbakar pada Selasa (20/10) sekitar pukul 16.34 WIB. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 700 meter dari Dermaga 6 atau Dermaga Eksekutif.

Maruli mengatakan petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran KMP Batumandi.

"Untuk kronologi lengkap dan penyebab kebakaran, kami mohon masyarakat bersabar. Nantinya akan ada tim yang melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Maruli.

Baca juga: Kesaksian Penumpang KMP Batumandi: Kapal Penuh Asap, Nelayan Datang Menolong

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 16 orang sempat mendapatkan penanganan medis, terdiri atas 11 orang di Puskesmas Pulomerak dan lima orang di Rumah Sakit Krakatau Medika.

"Pemprov Banten terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penumpang yang membutuhkan pelayanan kesehatan mendapatkan penanganan," kata Andra.

Andra juga menyampaikan terima kasih atas bantuan nelayan dalam mengevakuasi bayi dan anak-anak. Menurutnya, hal itu merupakan wujud nyata kesetiakawanan sosial masyarakat Banten.

"Saya mengapresiasi reaksi spontan masyarakat dan para nelayan yang secara sukarela membantu evakuasi. Terima kasih kepada warga sekitar Merak yang telah membantu saudara-saudara kita," ujar Andra.




(aik/lir)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasca-Warning Standalone MSCI, Ini 3 Hal yang Perlu Dicermati Investor
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Operasi Senyap Satgas Damai Cartenz, Pentolan KKB Kelompok Numbuk Telenggen Ditangkap!
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Anggota Ormas di Deli Serdang Tewas Diduga Ditembak, Polisi Tangkap 3 Orang
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Tokopedia, TikTok Shop, KemenkoPM dan Kemenperin Perkuat Ekosistem Wajib Halal
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kemenhut Sebut Penegakkan Hukum Tetap Berjalan Bersamaan Penanganan Karhutla
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.