Maruli Simanjuntak Minta Program Ekonomi Perbatasan Tak Berbelit

liputan6.com
8 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) memprioritaskan program pengembangan ekonomi yang dapat segera dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan dan daerah terpencil.

Kepala BNPPDT Maruli Simanjuntak meminta jajarannya mengutamakan program yang mudah direalisasikan dengan biaya relatif terjangkau agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Advertisement

BACA JUGA: Kado HUT RI, PLN Hadirkan Listrik di Perbatasan Timor Leste

Arahan tersebut disampaikan Maruli dalam forum koordinasi internal bersama Sekretaris, para Deputi, dan Asisten Deputi BNPPDT di Jakarta, Selasa.

“Kalau misalnya ada satu konsep untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang kelihatannya tidak terlalu mahal atau mudah mengeksekusinya, kita cobakan, kita selesaikan,” kata Maruli, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Maruli meminta Kelompok Ahli BNPPDT membentuk tim yang bertugas mengidentifikasi dan mengkaji potensi setiap wilayah. Tim tersebut akan melibatkan akademisi, mahasiswa, serta tenaga ahli sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.

Hasil kajian nantinya menjadi dasar penyusunan rencana pengembangan wilayah secara terperinci, termasuk pemetaan kebutuhan infrastruktur dan sarana pendukung.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Isu Pengurangan Poin terhadap Persija Kembali Mencuat, Shin Tae-yong Luapkan Unek-uneknya Jelang Lawan Arema FC
• 21 jam lalubola.com
thumb
KPK Geledah 7 Ruangan di Pemkab Klaten, Bawa Sejumlah Berkas dalam Koper
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
7 Life Hack iPhone yang Jarang Diketahui, Nomor 7 Bisa Menyelamatkan Teks yang Terhapus!
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Sasar 50 Juta Penerima
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Imigrasi Bidik Agen Perekrut WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.