JAKARTA – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) berkorelasi dengan peningkatan kehadiran dan semangat belajar siswa di sekolah. Dampak terhadap kehadiran terlihat terutama pada siswa dari desil 1 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.
Anggota DEN Mochammad Firman Hidayat mengatakan, hasil kajian menunjukkan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen dibandingkan siswa yang tidak menerima program tersebut. Penurunan absensi juga semakin besar seiring dengan meningkatnya intensitas penerimaan MBG di sekolah.
"Jadi, ketika ia nonpenerima MBG, maka dia akan sering absen. Sementara kalau penerima MBG, dia akan relatif tidak absen ke sekolah. Dan berkurangnya absen ini semakin tinggi seiring dengan intensitas penerimaan MBG di sekolahnya," ujar Firman di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Firman menjelaskan, kajian tersebut menggunakan modul khusus dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dikembangkan DEN bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah lembaga lain sejak tahun lalu. Selain kehadiran, kajian tersebut menemukan korelasi positif antara kualitas menu MBG dan semangat belajar siswa.




