Agnez Mo main di film C.L.A.Y. jadi salah satu berita populer pada Selasa (20/10). Selain itu ada mengenai Timo Tjahjanto yang dipercaya untuk menggarap The Burnout. Berikut lima berita populer sepanjang hari kemarin.
1. Agnez Mo Main di Film C.L.A.Y., Adu Akting dengan Nicolas CagePenyanyi sekaligus aktris asal Indonesia, Agnez Mo, bergabung dalam film C.L.A.Y.. Ia beradu akting dengan Nicolas Cage, Michael Sheen, Jordi Mollà, Emilio Sakraya, dan Adrian Topol.
Dilansir Deadline, produksi film ini dijadwalkan dimulai pada November di London. C.L.A.Y. digarap oleh sutradara Simon Afram.
C.L.A.Y. mengisahkan seorang jenius komputer yang brilian, tetapi tidak dianggap keberadaannya secara sosial. Ia kemudian menemukan tujuan hidup dan rasa memiliki ketika bergabung dengan C.L.A.Y. (Clowns Laughing At You), sebuah kelompok peretas bawah tanah yang aksi-aksinya berani mengubah provokasi digital menjadi konsekuensi nyata di dunia.
Seiring meningkatnya reputasi kelompok tersebut, tindakan mereka menarik perhatian badan intelijen, sindikat kriminal, dan para peretas saingan.
2. Opsi Damai Mediasi, Sarwendah Minta Vila Ruben Onsu Jadi Alat Bayar UtangSidang mediasi perkara dugaan wanprestasi antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam agenda mediasi tersebut, pihak Sarwendah selaku penggugat menyodorkan resume perdamaian yang berisi opsi penyelesaian kredit rumah.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan salah satu penawaran dari pihak Sarwendah adalah kesediaan mengambil alih pelunasan utang rumah tersebut. Akan tetapi, tawaran tersebut disertai syarat penyerahan aset vila milik Ruben sebagai sarana pembayaran pengganti.
"Tadi singkatnya mereka mengusulkan boleh saja cicilan itu yang membayarkan adalah S, tapi tetap Ruben harus memberikan bentuk tanggung jawab, ya. Tanggung jawabnya itu apa misalnya? Memberikan vilanya sebagai alat bayar untuk mencicil utang," ujar Minola di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (20/10).
3. Rocky Soraya Ungkap Proses The Doll Ghawiah Terpilih Tayang di IMAXProduser Rocky Soraya mengungkap proses di balik terpilihnya film The Doll Ghawia untuk tayang dalam format IMAX. Menurut Rocky, pemilihan film yang akan ditayangkan di jaringan bioskop tersebut sepenuhnya dilakukan oleh pihak IMAX berdasarkan kesesuaian konten dengan pengalaman menonton di layar besar.
“Sebetulnya proses IMAX itu bukan dari kita. IMAX-nya sendiri yang sebetulnya pilih film apa yang menurut mereka cocok untuk tayang di bioskop IMAX,” ujar Rocky Soraya dalam konferensi pers di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
Ia menjelaskan, film bergenre aksi dan horor dinilai lebih sesuai untuk format IMAX karena dapat memberikan pengalaman menonton yang lebih maksimal. Sebaliknya, drama atau komedi dianggap kurang memberikan pengalaman serupa di layar berukuran besar.
“Pastinya kalau drama atau komedi buat mereka kurang cocok di big screen karena memang experience-nya kurang,” jelasnya.
Rocky mengaku antusias ketika pihak IMAX mengajaknya berdiskusi mengenai kemungkinan penayangan The Doll Ghawiah dalam format tersebut. Meski demikian, prosesnya tidak langsung berujung pada keputusan untuk membawa film tersebut ke layar IMAX.
4. Randy Pangalila Pelajari Istilah Medis demi Perannya di Film Begu GanjangAktor Randy Pangalila terlibat dalam penggarapan film berjudul Begu Ganjang. Dalam film medical horror mysteri itu, Randy memerankan karakter dr. Tobias.
Karakter yang diperankan oleh Randy Pangalila itu diceritakan sebagai seorang dokter muda yang memegang teguh logika ilmiah di tengah teror mistis folklor Batak.
Ini jadi pengalaman pertama bagi Randy untuk memerankan karakter seorang dokter. Lewat karakter ini, Randy juga dituntut untuk mendalami dunia medis.
"Di dalam setiap project yang aku jalanin, aku belum pernah mendapatkan karakter sebagai seorang dokter. Tapi ini bukan dokter yang cuma sekadar dokter, ini serius," kata Randy di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Pria berusia 36 tahun itu mengaku bahwa dirinya harus mengikuti workshop di salah satu rumah sakit guna mendalami perannya. Lewat workshop itu, Randy mempelajari berbagai prosedur medis, mulai dari pertolongan pertama hingga resusitasi jantung paru (RJP).
5. Usai The Beekeeper 2, Timo Tjahjanto Didapuk Garap The BurnoutUsai menyutradarai The Beekeeper 2 untuk Miramax, Timo Tjahjanto kini dipercaya untuk menggarap film The Burnout bagi studio tersebut. Hal ini disampaikan sejumlah sumber kepada Deadline.
Film The Burnout disebut memadukan The Big Lebowski dengan Jason Bourne. Film ini mengisahkan mantan agen CIA yang kariernya telah meredup dan kini menjalani hidup santai tanpa beban di Ibiza. Namun, ia dengan enggan kembali terseret ke dalam aksi berbahaya.
Dengan premis tentang sosok yang kembali beraksi, The Burnout juga memiliki nuansa serupa dengan waralaba film aksi Nobody yang dibintangi Bob Odenkirk. Timo Tjahjanto menyutradarai film Nobody 2.





