Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026. IHSG naik 31,96 poin atau 0,61 persen ke level 5.310, melanjutkan penguatan signifikan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.
Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan mayoritas pasar saham Asia yang juga berada di zona hijau. Kenaikan indeks turut ditopang oleh penguatan sejumlah sektor saham di pasar domestik, mulai dari energi, material dasar, hingga keuangan.
Meski demikian, tidak seluruh sektor saham bergerak positif pada pembukaan perdagangan pagi ini. Sektor industri dan konsumer primer justru mengalami penurunan.
Pergerakan IHSG pada awal perdagangan ini menjadi perhatian setelah indeks berhasil mencatatkan kenaikan lebih dari 5 persen pada perdagangan Selasa, 20 Oktober 2026.
Mayoritas Sektor Saham MenguatPenguatan IHSG pada pembukaan perdagangan Rabu didukung oleh kenaikan sejumlah sektor saham. Sektor energi, material dasar, konsumer nonprimer, keuangan, infrastruktur, properti, dan transportasi tercatat menguat.
Sebaliknya, saham-saham dari sektor industri dan konsumer primer mengalami tekanan pada awal perdagangan.
Perbedaan arah pergerakan tersebut menunjukkan bahwa penguatan indeks tidak terjadi secara merata di seluruh sektor. Meski demikian, kenaikan mayoritas sektor memberikan dukungan terhadap pergerakan IHSG di zona hijau.
Saham BUKK hingga IFSH Melonjak pada PembukaanSejumlah saham mencatatkan kenaikan harga signifikan pada perdagangan pagi ini. Saham BUKK memimpin daftar saham dengan penguatan terbesar, disusul IFSH dan SIPD.
Berikut sejumlah saham yang mengalami kenaikan harga pada awal perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026:
- BUKK naik 24,84 persen menjadi Rp980.
- IFSH menguat 24,75 persen menjadi Rp1.890.
- SIPD naik 24,64 persen menjadi Rp860.
- TRUK menguat 19,90 persen menjadi Rp6.025.
Kenaikan sejumlah saham tersebut terjadi bersamaan dengan penguatan IHSG pada awal perdagangan. Namun, pergerakan harga saham individual tidak selalu mencerminkan arah pergerakan seluruh pasar.
IHSG Sehari Sebelumnya Melonjak 5,65 PersenPada perdagangan Selasa, 20 Oktober 2026, IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 282,28 poin atau 5,65 persen ke level 5.278,28.
Kenaikan tersebut terjadi di tengah penguatan seluruh sektor saham yang tercatat dalam data perdagangan. Kendati indeks melonjak tajam, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp2,20 triliun.





