JAKARTA, KOMPAS.TV - Persija Jakarta dipastikan menggelar laga kandang menjamu Arema FC di luar Ibu Kota pada lanjutan pekan keenam BRI Super League 2026-2027. Duel sengit kedua klub papan atas ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, pada malam ini Rabu (21/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Keputusan pemindahan lokasi pertandingan ini merupakan imbas dari hukuman yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Sanksi berupa larangan menyelenggarakan dua partai kandang di kawasan DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat tersebut diterbitkan setelah munculnya insiden kericuhan serta penyalaan suar (flare) di area tempat menginap tim Persib Bandung menjelang laga kontra Persija pada 12 September 2026 lalu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Akibat hukuman tersebut, skuad berjuluk Macan Kemayoran terpaksa melakoni dua partai kandang di tempat netral.
Baca Juga: Persita vs Persija Diwarnai Ricuh Suporter, STY: Tak Mengerti Kenapa Ada Kerusuhan, Terlalu Parah
Pertandingan pertama saat menghadapi Java United telah dilaksanakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada 19 September 2026.
Sementara itu, laga melawan Arema FC menjadi pertandingan kandang usiran kedua yang harus dijalani.
Selain larangan menggelar laga di wilayah asal, klub yang ditangani oleh pelatih Shin Tae-yong ini juga dijatuhi hukuman administratif berupa denda finansial.
Akumulasi denda atas insiden penyalaan flare, pelemparan botol, serta gangguan keamanan di hotel tim tamu tersebut mencapai nominal Rp40 juta hingga Rp130 juta.
Menanggapi situasi ini, pelatih kepala Persija, Shin Tae-yong mengungkapkan rasa prihatin atas ketidakmampuan tim bertanding di kandang sendiri.
"Sangat disayangkan karena di manapun ya, kita harusnya di Jakarta tapi nggak bisa pertandingan," ujar Shin Tae-yong saat konferensi pers kepada awak media, Selasa (20/10/2026) sore.
Baca Juga: Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Persija dari Persita Justru Patut Disyukuri: Kesempatan Berbenah
"Memang kami juga harus memberikan penampilan yang terbaik untuk para fans, tapi kenyataan kami tidak bermain di Jakarta, harusnya ini profesional tim, jadi harusnya bisa pertandingan di home Jakarta kita," katanya.
Nada senada disampaikan oleh penjaga gawang Persija, Nadeo Argawinata, yang mengakui adanya keprihatinan di kalangan pemain karena tidak dapat tampil di hadapan pendukung sendiri di Jakarta.
"Sangat kecewa ya pastinya kita tidak bisa main di Jakarta karena mungkin ada satu dan lain hal yang saya sendiri juga kurang tahu," ucap Nadeo.
Baca Juga: Manajemen Persija dan Ketum Jakmania Serahkan Proses Hukum Buntut Anarkis terhadap Skuad Persib U18
Kendati harus bertanding di luar Jakarta, menurutnya, seluruh penggawa Persija menegaskan komitmen mereka untuk tetap tampil optimal demi mengamankan poin penuh pada laga penting tersebut.
"Tapi ya menurut saya di manapun kita akan bermain, saya rasa teman-teman semua satu tim pasti akan berjuang semaksimal mungkin untuk memberikan hasil yang sebaik-baik mungkin untuk Persija dan suporter pastinya."
"Saya harap, kita semua harap kita bisa memperoleh hasil yang maksimal dan memperlakukan pertandingan di besok (21/10)."
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- Persija Jakarta
- Shin Tae-yong
- STY
- Nadeo Argawinata
- Macan Kemayoran





