Siswa di DKI Senang Sekolah Direnovasi, Kini Belajar Lebih Nyaman

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perubahan kondisi sekolah begitu terasa bagi siswa SDN Pekayon 05, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Gedung yang sebelumnya dinilai sudah tua dan kurang nyaman kini berubah menjadi kompleks pendidikan modern dengan fasilitas yang jauh lebih lengkap.

Raihan (9 tahun), siswa kelas 3 SDN Pekayon 05, mengaku senang dengan perubahan tersebut.

Baca Juga
  • Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Manajemen Risiko
  • Enam Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Aksi Massa di Jakarta Pusat, Ini Daftarnya
  • Daerah Kompak Cegah Mobilisasi Pelajar ke Jakarta Ikut Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

“Ya udah dulu lapangan kayak begitu, konblok. Sekolahnya juga jelek. Sekarang udah bagus,” kata Raihan.

Perasaan serupa disampaikan Rizal (9). Menurut dia, perubahan paling terasa bukan hanya pada tampilan gedung, tetapi juga fasilitas yang kini tersedia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Dulu juga enggak ada lift, sekarang ada. Karena sekolahnya enam lantai. Dulu mah hanya satu lantai,” kata Rizal.

Lapangan sekolah yang lebih baik juga membuat kegiatan olahraga menjadi lebih nyaman.

“Olahraga juga lebih nyaman. Karena bagus,” ujarnya.

Kedua siswa itu juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung karena sekolah mereka telah direhabilitasi.

“Makasih ya, Pak Gubernur,” kata keduanya.

Perubahan fasilitas di SDN Pekayon 05 merupakan bagian dari rehabilitasi total yang dilakukan bersama SMPN 91 Jakarta dalam satu kompleks terintegrasi di Jalan Raya Bogor, Pasar Rebo.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung hasil rehabilitasi tersebut pada Senin (12/10/2026).

Bangunan kedua sekolah sebelumnya telah berusia lebih dari 50 tahun. Melalui rehabilitasi total dengan nilai kontrak Rp 101,3 miliar, keduanya kini menempati gedung bertingkat dengan fasilitas yang lebih lengkap. Gedung baru telah digunakan sejak awal tahun ajaran 2026–2027.

“Menurut saya, sekolah ini tidak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri. Fasilitasnya lengkap, mulai dari lift, perpustakaan, kantin, ruang belajar yang representatif, hingga sarana olahraga,” kata Pramono.

Kompleks sekolah juga dilengkapi akses ramah disabilitas, sistem proteksi kebakaran, lapangan basket, lapangan sepak bola mini, musala, serta ruang terbuka hijau.

Menurut Pramono, pembangunan secara vertikal menjadi salah satu cara Pemprov DKI mengoptimalkan lahan sekolah yang terbatas di kawasan perkotaan.

“Karena lokasinya berdekatan, kedua sekolah ini ditata menjadi satu kesatuan yang lebih terintegrasi. Kami ingin memastikan siswa mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan inklusif,” ujarnya.

Rehabilitasi juga membawa perubahan pada pola pembelajaran di SMPN 91 Jakarta. Sebelumnya, kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam dua sif. Setelah gedung baru beroperasi, seluruh kegiatan belajar dapat dilakukan dalam satu sif.

Perubahan itu dinilai bukan sekadar soal gedung baru. Ruang belajar yang lebih memadai membuat waktu belajar menjadi lebih teratur dan fasilitas pendidikan dapat dimanfaatkan lebih optimal.

Pramono juga meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan seluruh fasilitas yang telah dibangun tetap terawat.

“Kalau sarana dan prasarana pendidikan tidak dipersiapkan dengan baik, percuma. Karena itu, kami meminta Dinas Pendidikan memastikan fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik,” ujarnya.

Keselamatan Jadi Perhatian

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bakal Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Sore Ini, Bertepatan Dua Tahun Pemerintahan
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
MUI Segera Putuskan Fatwa Vape, Akan Undang Ahli, DPR-BNN agar Komprehensif
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Deddy Corbuzier Diam-diam Bantu Korban Karhutla Kalimantan: Ada Percakapan yang Tak Dijadikan Konten
• 8 jam laludisway.id
thumb
BI: Insentif "hedging" sejak Juni dukung "inflow" 9,9 miliar dolar AS
• 52 menit laluantaranews.com
thumb
BNPPDT Prioritaskan Program Ekonomi Cepat dan Murah untuk Masyarakat Perbatasan
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.