Merayakan batik sebagai warisan Indonesia tak selalu soal mempercantik kain menjadi sebuah pakaian, tetapi juga bisa menjadi cara untuk mendukung aksi sosial. Hal ini yang kemudian diadopsi oleh Batik Keris lewat kolaborasinya bersama Perkumpulan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI).
Kolaborasi ini tak hanya menghadirkan peragaan busana, tetapi juga sesi lelang yang hasil penjualannya disalurkan untuk modal para pelaku UMKM. Ketua Umum PPLIPI, Dra. Hj. Indah Suryadharma Ali, MBA, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi momen positif untuk mendorong pemberdayaan perempuan.
Sebelum sesi lelang dimulai, acara yang digelar di Fairmont Jakarta dengan tema “Cinta Batik, Cinta UMKM” ini terlebih dahulu menampilkan koleksi batik kontemporer terbaru dari Batik Keris.
Mengintip Koleksi Rona Rempah dari Batik KerisJika biasanya motif batik terinspirasi dari flora dan fauna, kali ini Batik Keris memilih rempah-rempah sebagai inspirasi koleksi terbarunya.
Bukan tanpa alasan, rempah memiliki kaitan erat dengan sejarah Indonesia. Kekayaan rempah Nusantara bahkan pernah menarik bangsa asing untuk datang dan menguasai perdagangan di Tanah Air. Jejak sejarah inilah yang kemudian diangkat Batik Keris ke dalam motif batik dengan sentuhan kontemporer.
Melalui koleksi ini, Batik Keris menerjemahkan bentuk dan karakter rempah, seperti cengkeh, kecombrang, kemukus, dan kunyit, ke dalam motif batik dengan nuansa earth tone.
Lelang Batik hingga Rp100 JutaSesi lelang dalam acara ini menghadirkan enam koleksi hasil rancangan desainer ternama , yaitu Denny Wirawan, Ivan Gunawan, Priyo Oktaviano, Danny Satriadi, Ayu Dyah Andari, dan Marini Zumarnis.
Setiap koleksi dibuat menggunakan kain Batik Keris yang kemudian diolah sesuai dengan kreativitas dan karakter desain masing-masing desainer. Harga pembukaan atau open bid untuk seluruh koleksi dimulai dari Rp 20 juta. Menariknya, salah satu koleksi berhasil terjual dengan nilai lelang mencapai Rp100 juta. Berikut rincian hasil lelang masing-masing koleksi:
Ivan Gunawan: Rp 20 juta
Priyo Oktaviano: Rp 30 juta
Denny Wirawan: Rp 32 juta
Danny Satriadi: Rp 32 juta
Marini Zumarnis: Rp 45 juta
Ayu Dyah Andari: Rp 100 juta
Melalui sesi lelang ini, PPLIPI dan Batik Keris berharap dapat memperluas dukungan permodalan bagi pelaku UMKM sekaligus menginspirasi lebih banyak individu, komunitas, dan pelaku usaha untuk terlibat dalam berbagai gerakan sosial.





