KPK Ungkap Pengadaan Tenda, Selimut, hingga Perahu Karet BNPB Diduga Turut Dikorupsi

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Tahanan KPK dalam kasus operasi tangkap tangan di linglungam BNPB keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026). KPK mengungkapkan sejumlah pengadaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diduga dikorupsi. (Sumber: ANTARA/Fath Putra Mulya.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan sejumlah pengadaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diduga dikorupsi.

Selain HT untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), KPK mengungkap ada dugaan korupsi dalam pengadaan tenda hingga perahu karet.

“Seperti pengadaan tenda, selimut, ya perangkat-perangkat untuk pengungsi, kemudian alat-alat pompa air untuk penanggulangan banjir, dan perahu karet,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).

Baca Juga: Ketua KPK Sebut Sudah Kirim Surat ke Panglima TNI Usut Kasus Korupsi BNPB

Dari temuan tersebut, dia menyebut , dugaan korupsi di BNPB tidak hanya berkaitan dengan penanganan karhutla, namun juga pengadaan untuk bencana banjir dan longsor.

“Dengan demikian, memang butuh pendalaman yang komprehensif oleh penyidik untuk melakukan analisis terhadap dokumen-dokumen pengadaan barang dan jasa,” ujarnya dikutip dari Antara.

Adapun kasus korupsi di lingkungan BNPB diungkap KPK melalui operasi tangkap tangan atau OTT pada Selasa (13/10/2026).

Operasi senyap terkait korupsi pengadaan barang dan jasa yang diduga bersumber dari dana siap pakai untuk penanganan bencana.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sebanyak 14 orang di BNPB. Dari jumlah tersebut, lima di antaranya telah ditetapkan tersangka. 

Kelima tersangka masing-masing inisial BMS selaku tenaga ahli Kepala Badan BNPB sekaligus adik dari eks Kepala BNPB, RIC selaku tenaga ahli Kepala Badan BNPB saat itu.

Kemudian, GBS selaku PPK sekaligus Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB, SNG selaku pihak swasta, dan GER selaku pihak swasta. 

Baca Juga: Alasan KPK Tak Jerat Tersangka Kasus Korupsi BNPB dengan Pasal Ancaman Hukuman Mati

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Antara.

Tag
  • kpk
  • bnpb
  • pengadaan barang
  • korupsi
  • dugaan korupsi bnpb
  • karhutla
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Marak Kasus Anak dalam Bahaya Akibat Kelalaian Orang Tua, Psikolog Tekankan Mindful Parenting
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hari Santri 2026: Surabaya Tuan Rumah Mujahadah Kubro untuk Kemanusiaan dan Palestina
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jadwal dan Lokasi Layanan Mobil Klinik Hewan Keliling 21 Oktober
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jelang Nataru dan Lebaran, Menhub Datangi Mabes Polri Bahas Pengamanan Transportasi
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Ombudsman Soroti 6 Kantor Pertanahan, Temukan Indikasi Maladministrasi hingga Potensi Korupsi
• 4 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.