JEMBER, ERANASIONAL.COM – Politeknik Negeri Jember (Polije) menampilkan beragam karya inovasi dalam Engineering Expo 2026 di GOR Djoeang 45, Rabu (21/10/2026). Melalui agenda tahunan ini, Jurusan Teknik mendorong kreativitas sivitas akademika sekaligus memperluas pengenalan teknologi kepada masyarakat.
Ketua Panitia, Siti Diah Ayu Febriani, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa expo memadukan pameran produk, kompetisi, dan talk show.
“Pameran ini menjadi kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk memperkenalkan karya inovasi mereka kepada masyarakat,” ungkap Siti.
Selain pameran, panitia menyelenggarakan empat kategori kompetisi, yakni lomba karya inovasi, SI, AutoCAD, dan Masco. Adapun talk show menghadirkan perwakilan PT TES dan PT Yamaha untuk berbagi pengalaman mengenai dunia industri.
“Kami juga ingin membangun jejaring dengan industri dan sekolah melalui rangkaian kegiatan Engineering Expo,” lanjut Siti.
Kegiatan bertema “Engineering Impact: Akselerasi Sinergi Industri dan Pendidikan untuk Kemandirian Teknologi Berkelanjutan” ini melibatkan perwakilan sekitar 44 SMA, SMK, dan MA di Jawa Timur. Panitia juga menargetkan penambahan kemitraan melalui MoU dengan PT TES dan PT Yamaha.
Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., mengapresiasi karya inovatif yang ditampilkan Jurusan Teknik. Ia menilai kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa dan dosen mengembangkan teknologi yang bermanfaat.
“Melalui Engineering Expo, Jurusan Teknik menunjukkan kreativitas dan komitmennya dalam menghasilkan inovasi,” ujar Saiful.
Selain itu, Saiful mendorong pemberian rekomendasi prioritas penerimaan mahasiswa baru kepada para pemenang kompetisi pada tahun berikutnya. Pilihan program studi meliputi Teknik Energi Terbarukan, Sarjana Terapan Mesin Otomotif, dan Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Mekatronika.
“Kami berharap karya inovasi ini terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Jurusan Teknik juga mengembangkan inovasi energi hijau dan konservasi lingkungan. Salah satunya melalui kolaborasi Polije dengan PT Rola Semendika dan pondok pesantren untuk mendukung konservasi serta penanganan sampah rumah sakit.
Dengan rangkaian tersebut, Engineering Expo 2026 menjadi ruang apresiasi inovasi sekaligus penguatan hubungan antara kampus, sekolah, dan industri.





