Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menyoroti sejumlah peristiwa kecelakaan kapal, salah satunya KMP Batumandi yang terbakar saat hendak sandar di Pelabuhan Merak, Banten. Huda mempertanyakan sertifikasi kelaikan kapal yang dikeluarkan oleh PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI buntut terulangnya insiden kecelakaan kapal.
"Biro Klasifikasi Indonesia adalah satu-satunya lembaga yang mengeluarkan sertifikasi kelaikan kapal di Tanah Air. Pertanyaannya, banyak kasus kecelakaan kapal yang dipicu aspek kelaikan teknis mulai dari struktur kapal, permesinan, kelistrikan, hingga perlengkapan keselamatan (safety equipment) yang menjadi tanggung jawab BKI. Ini salah satu masalah struktural yang harus diselesaikan," ujar Syaiful dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Huda menyebut sertifikasi kelaikan kapal yang hanya dipegang satu badan ini mengkhawatirkan jika tidak diimbangi pengawasan ketat. Ia pun mencontohkan KM Virgo Transport 8 yang tetap mendapat izin berlayar.
"Kapal berusia 39 tahun seperti Virgo Transport 8 misalnya, tetap bisa mengantongi sertifikat dan diizinkan berlayar jauh. Ini membuktikan bahwa persoalannya bukan semata faktor cuaca, melainkan bagaimana negara menilai kelaikan sebuah kapal," tuturnya.
Huda mencontohkan di negara lain, sertifikasi kelaikan kapal diberikan kepada sejumlah lembaga. Ia pun mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merevisi Permenhub Nomor 61/2014 yang masih menempatkan BKI sebagai satu-satunya badan pengklasifikasi kapal penumpang yang beroperasi di perairan Indonesia.
(ial/isa)





