Klaten, tvOnenews.com - Mahanni Yulindha Pratiwi kini mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten. Pasalnya, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 16 Oktober 2026.
Menariknya, sebelum menjalankan tugas Plt Bupati Klaten, Mahanni Yulindha terlebih dahulu menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten untuk sisa masa jabatan 2025-2030.
Perjalanan Mahanni Yulindha di lingkungan pemerintahan daerah terbilang cukup singkat. Ia baru dilantik sebagai Wakil Bupati Klaten pada 12 Oktober 2026, beberapa hari sebelum Hamenang terseret dalam OTT KPK.
Penunjukan Mahanni sebagai wakil kepala daerah tidak terlepas dari meninggalnya sang suami, Benny Indra Ardhianto pada 7 Februari 2026 setelah menjalani perawatan akibat kanker.
Lantas, bagaimana profil, latar belakang pendidikan, serta perjalanan karier Mahanni Yulindha Pratiwi hingga dipercaya menjalankan tugas sebagai Plt Bupati Klaten? Berikut rangkuman dari tvOnenews.com pada Rabu (21/10/2026).
Profil dan Perjalanan Karier Mahanni Yulindha Pratiwi- Instagram/@ahmadluthfi_official
Mahanni Yulindha Pratiwi dikenal sebagai politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Perempuan kelahiran Boyolali, Jawa Tengah pada 27 Juli 1992 tersebut dikenal dengan panggilan Linda atau Linda Benny.
Dalam bidang pendidikan, Mahanni tercatat sebagai lulusan Diploma III (D3) Program Studi Komunikasi Terapan di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. Mahanni menyandang gelar Ahli Madya (A.Md.) sebelum kemudian memasuki dunia politik dan pemerintahan daerah.
Perjalanan karier politiknya dimulai aktif saat bergabung sebagai kader Partai Gerindra pada 2019. Kemudian pada 2025, ia ditunjuk sebagai Ketua Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Klaten.
Nama Mahanni mulai menjadi perhatian publik ketika dirinya terpilih untuk mengisi kekosongan kursi Wakil Bupati Klaten yang ditinggalkan Benny Indra Ardhianto.
Benny Indra Ardhianto yang merupakan suaminya meninggal dunia pada Februari 2026. Penyebab Wakil Bupati Klaten tersebut tutup usia setelah berjuang melawan penyakit kanker.
Proses pemilihan pengganti wakil bupati tersebut berlangsung melalui rapat paripurna DPRD Kabupaten Klaten pada 26 Agustus 2026. Dalam pemungutan suara, Mahanni berhasil meraih dukungan penuh dari 49 anggota DPRD yang menggunakan hak pilihnya.
Ia mengungguli kandidat lainnya, Sriyunanto, dalam pemilihan untuk mengisi jabatan Wakil Bupati Klaten hingga akhir masa jabatan 2025-2030.




