JAKARTA, DISWAY.ID-- Upaya mengejar standarisasi sekolah layak terus dilakukan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menggelontorkan program revitalisasi sarana prasarana untuk 54 gedung sekolah di Kota Depok tahun ini.
Puluhan sekolah yang direvitalisasi tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Depok. Sasarannya tidak hanya SD dan SMP, tetapi juga jenjang PAUD/TK/KB, baik negeri maupun swasta.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Terbaru Hari ini 21 Oktober 2026, Turun Kembali Rp10.000 Per Gram
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Depok, Zakkya Fauzan, membenarkan Depok mendapat alokasi program nasional tersebut.
"Iya tahun ini Depok dapat alokasi revitalisasi sekolah dari Kemendikdasmen, sekarang sedang berjalan proses pembangunannya," ujar Zakkya, Rabu (21/10).
Zakkya menjelaskan, revitalisasi yang dilakukan tidak seragam. Tergantung pada kebutuhan dan kondisi riil di lapangan berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
BACA JUGA:Apa Itu Kota Mandiri? CitraRaya Tangerang Punya Konsep 10-Minute City
"Bentuk revitalisasinya beragam, mulai dari rehabilitasi ruang kelas yang rusak, perbaikan sanitasi dan toilet sekolah, hingga penambahan ruang kelas baru untuk sekolah yang kekurangan rombel," jelasnya.
Program ini, lanjut Zakkya, menjadi jawaban atas masih adanya sekolah yang fasilitasnya belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Targetnya, tidak ada lagi siswa belajar di ruang kelas yang rusak, bocor, atau sanitasi yang tidak layak.
"Menurutnya, program revitalisasi ini bertujuan mewujudkan standarisasi sarana dan prasarana sekolah yang memadai sehingga tidak ada lagi sekolah dalam kondisi tidak layak," katanya.
Dari sisi anggaran, revitalisasi 54 sekolah ini sepenuhnya menggunakan APBN melalui Kemendikdasmen yang pengusulannya berbasis data Dapodik dari daerah.
BACA JUGA:Arogan Hadapi Mahasiswa yang Demo Karhutla, Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf
Namun, Pemkot Depok juga tidak hanya mengandalkan pusat. Pemeliharaan rutin, rehabilitasi ringan, hingga rekonstruksi sebagian sekolah lainnya tetap dicover melalui APBD Kota Depok.
"Selain bersumber dari dana APBN melalui program revitalisasi, pemeliharaan, rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah pun ada yang melalui APBD Kota Depok," pungkas Zakkya.
Dengan adanya revitalisasi ini, Disdik Kota Depok berharap kualitas pembelajaran meningkat. Gedung yang aman dan nyaman diyakini akan berdampak langsung pada semangat belajar siswa dan mengajar guru.




