JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti praktik penyelundupan yang dinilai merugikan bangsa dan masyarakat. Menurutnya, penyelundupan bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan juga mengancam perekonomian nasional dan keberlangsungan industri dalam negeri.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna untuk memperingati dua tahun pemerintahannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).
“Bangsa kita ditipu, rakyat kita ditipu, pemerintah kita ditipu. Para ahli hukum, para ahli pidana akan membenarkan. Coba apakah ada pemimpin politik atau ahli hukum yang akan berdiri dan mengatakan bahwa penyelundupan itu bukan pelanggaran,” ujar Prabowo.
“Penyelundupan adalah ibarat menikam bangsa kita, menikam badan kita. Penyelundupan adalah usaha untuk membunuh ekonomi kita. Membunuh ekonomi kita artinya membunuh bangsa kita. Penyelundupan ke dalam, apakah berupa penyelundupan narkotika, apakah berupa penyelundupan barang-barang yang akan membuat pabrik-pabrik kita tutup atau penyelundupan keluar,” katanya.




