Beauty, menemukan gaun pengantin yang sesuai dengan impian tidak selalu berarti harus mengeluarkan biaya besar. Melalui konsep accessible luxury, Maison Eternellie, butik pengantin di Gading Serpong, menghadirkan pilihan gaun pengantin mulai dari Rp1 jutaan.
Brand yang didirikan Elvarica Noviyanti ini berangkat dari pengalaman pribadinya saat mempersiapkan pernikahan, ketika menemukan gaun yang sesuai dengan keinginan, karakter, kenyamanan, dan anggaran bukanlah perkara mudah.
Pengalaman tersebut mendorong Elvarica membangun Maison Eternellie untuk membantu calon pengantin menemukan gaun yang sesuai dengan preferensi masing-masing tanpa menambah tekanan finansial selama persiapan pernikahan.
Dalam mempersiapkan pernikahan, calon pengantin perlu mempertimbangkan berbagai kebutuhan secara bersamaan. Pemilihan gaun menjadi salah satunya karena tidak hanya berkaitan dengan desain, tetapi juga kenyamanan saat dikenakan dan kesesuaiannya dengan kepribadian pemakai.
Elvarica memahami bahwa proses pencarian tersebut dapat menjadi pengalaman emosional. Ketika mempersiapkan pernikahannya sendiri, ia merasakan bahwa gaun yang diinginkan belum tentu mudah ditemukan. Pengalaman ini kemudian menjadi dasar untuk menghadirkan pilihan bridal yang lebih personal dan terjangkau.
Melalui Maison Eternellie, ia ingin membuka alternatif bagi perempuan yang menginginkan gaun pengantin indah tanpa harus mengalokasikan anggaran terlalu besar. Pilihan gaun mulai dari Rp1 jutaan menjadi bagian dari konsep tersebut, disertai paket bridal untuk membantu memenuhi kebutuhan calon pengantin secara lebih praktis.
Accessible Luxury dan Pilihan yang Lebih PersonalKonsep accessible luxury yang diusung Maison Eternellie menempatkan keterjangkauan sebagai salah satu pertimbangan dalam memilih gaun pengantin. Pendekatan ini memberi ruang bagi calon pengantin untuk mempertimbangkan desain, kenyamanan, dan anggaran secara bersamaan.
Bagi Elvarica, pengalaman bridal tidak hanya berkaitan dengan busana yang dikenakan pada hari pernikahan. Pilihan gaun juga perlu memberi ruang bagi perempuan untuk mengekspresikan karakter dan merasa nyaman dengan keputusan mereka sendiri.
Karena itu, proses menemukan gaun pengantin ideal tidak semata-mata berorientasi pada harga atau tampilan yang sedang populer. Kesesuaian dengan selera pribadi menjadi pertimbangan lain agar calon pengantin dapat memilih busana yang terasa tepat untuk dirinya.
Berbekal Pengalaman Memimpin BisnisSebelum mendirikan Maison Eternellie, Elvarica berkarier di industri korporat dan gaming. Ia pernah menjabat sebagai Country Manager Indonesia di Tencent Games dan Huanle Entertainment. Saat berada di Tencent Games, ia terlibat dalam pengelolaan bisnis PUBG Mobile yang menjangkau lebih dari 5 juta pemain setiap bulan.
Pengalaman tersebut memberinya bekal dalam memahami konsumen, mengembangkan strategi pasar, dan membangun bisnis. Ia kemudian menerapkan perspektif itu saat membangun Maison Eternellie dengan memperhatikan kebutuhan calon pengantin serta nilai yang ingin ditawarkan.
Nama Maison Eternellie juga mencerminkan filosofi brand tersebut. Kata maison dalam bahasa Prancis berarti rumah, sedangkan Eternellie terinspirasi dari kata eternal yang melambangkan keabadian.
Melalui pendekatan ini, Maison Eternellie ingin menghadirkan ruang bagi calon pengantin untuk mengeksplorasi pilihan gaun sesuai karakter dan anggaran mereka. Dengan demikian, konsep accessible luxury menjadi salah satu alternatif bagi perempuan yang ingin menemukan gaun pengantin impian tanpa mengabaikan pertimbangan finansial.





