Seorang kakek inisial R (73) yang ditemukan meninggal dunia di toilet Masjid Al Hidayah, pada Rabu (21/10/3026) dini hari, diduga karena hipertensi.
Djunaedi Ketua RT02/RW07, Kelurahan Manukan Wetan, Surabaya, menerangkan, korban R pertama kali ditemukan di toilet oleh marbot masjid, sekira pukul 06.00 WIB.
“Awalnya marbot masjid itu mau membersihkan toilet. Tapi karena ada toilet yang sedang dipakai, akhirnya marbot menunggu dulu,” katanya, ditemui suarasurabaya.net, Rabu (21/10/2026).
Namun, setelah ditunggu selama satu jam, marbot merasa curiga karena korban R tidak kunjung keluar toilet. Sehingga, marbot berinisiatif mengambil tangga untuk melihat kondisi toilet yang terkunci itu.
“Ternyata saat dilihat dari atas, korban sudah tergeletak dengan posisi terlentang. Setelah itu baru saya diinfo dan langsung laporan ke Command Center 112,” tambahnya.
Setelah dilakukan evakuasi, lanjut Djunaedi, keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi di rumah sakit.
“Jadi, tadi memang sudah ada Inafis ke sini. Tapi, karena keluarga korban menolak dilakukan autopsi, jadi korban hanya dievakuasi, lalu dimandikan dan dibawa ke kampung halamannya di Madura,” ungkapnya.
Djunaedi menjelaskan, korban adalah jemaah Masjid Al Hidayah yang rumahnya tidak jauh dari masjid. Setiap hari, korban memang selalu beribadah di masjid itu.
“Tapi memang korban diketahui punya penyakit hipertensi. Cuma kami juga tidak tahu apakah meninggalnya karena penyakit atau bukan. Pihak keluarga juga enggak mau korban diperiksa,” tutupnya.(kir/ham/rid)




