Nagoya (ANTARA) - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan beasiswa pendidikan penuh jenjang S1, S2, hingga S3 bagi atlet yang turun pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, menyusul keberhasilan kontingen Merah Putih melampaui target medali emas.
“Bahkan tak hanya atlet, tim termasuk pelatih juga mendapatkan beasiswa yang sama,” kata Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Reda Manthovani di Nagoya, Jepang, Rabu.
Menurut Reda, perhatian dari perguruan tinggi tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas perjuangan kontingen Indonesia yang berhasil melampaui target perolehan medali emas.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Unesa atas kesempatan pendidikan yang diberikan kepada para anggota kontingen.
"Terima kasih saya ucapkan kepada Unesa," kata Reda.
Baca juga: Indonesia lampaui target emas Asian Para Games 2026
Hingga Rabu malam, kontingen Indonesia telah mengumpulkan delapan medali emas, delapan perak, dan 22 perunggu.
Perolehan tersebut melampaui target awal tujuh emas, delapan perak, dan 17 perunggu.
Pada pertandingan Rabu, Indonesia menambah empat medali emas, empat perak, dan lima perunggu.
Dari empat emas tambahan tersebut, tiga dipersembahkan cabang olahraga boccia dan satu lainnya berasal dari para atletik.
Reda berharap keberhasilan tersebut terus berlanjut mengingat masih terdapat sejumlah pertandingan yang berpeluang menambah perolehan medali Indonesia hingga penutupan Asian Para Games pada 24 Oktober.
Baca juga: Gischa akhiri catatan buruk lawan Hiu Lam dengan emas Asian Para Games
Baca juga: Handayani puas menangkan duel final kedua kali untuk rebut emas
“Bahkan tak hanya atlet, tim termasuk pelatih juga mendapatkan beasiswa yang sama,” kata Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Reda Manthovani di Nagoya, Jepang, Rabu.
Menurut Reda, perhatian dari perguruan tinggi tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas perjuangan kontingen Indonesia yang berhasil melampaui target perolehan medali emas.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Unesa atas kesempatan pendidikan yang diberikan kepada para anggota kontingen.
"Terima kasih saya ucapkan kepada Unesa," kata Reda.
Baca juga: Indonesia lampaui target emas Asian Para Games 2026
Hingga Rabu malam, kontingen Indonesia telah mengumpulkan delapan medali emas, delapan perak, dan 22 perunggu.
Perolehan tersebut melampaui target awal tujuh emas, delapan perak, dan 17 perunggu.
Pada pertandingan Rabu, Indonesia menambah empat medali emas, empat perak, dan lima perunggu.
Dari empat emas tambahan tersebut, tiga dipersembahkan cabang olahraga boccia dan satu lainnya berasal dari para atletik.
Reda berharap keberhasilan tersebut terus berlanjut mengingat masih terdapat sejumlah pertandingan yang berpeluang menambah perolehan medali Indonesia hingga penutupan Asian Para Games pada 24 Oktober.
Baca juga: Gischa akhiri catatan buruk lawan Hiu Lam dengan emas Asian Para Games
Baca juga: Handayani puas menangkan duel final kedua kali untuk rebut emas





