Fakta Baru di Kasus Rumah Dinas TNI Disewakan Jadi Markas Judol

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kabar terbaru datang dari pengusutan kasus markas judi online (judol) di rumah dinas TNI yang berada di Kompleks Perumahan Angkatan Darat Cijantung, Jakarta Timur. Seorang perwira TNI kini telah ditetapkan tersangka.

Dalam kasus ini, ada 11 orang warga sipil yang telah diamankan. Dari rangkaian penyelidikan terungkap keterlibatan perwira TNI bernama Letkol (Inf) Arman dalam markas judol tersebut.

Letkol Arman Tersangka

Polisi Militer Komando Daerah Militer (Pomdam) Jaya kemudian menetapkan tersangka buntut rumah dinas TNI di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, yang dijadikan markas judi online. Letkol (Inf) Arman ditetapkan sebagai tersangka atas penyewaan rumah dinas tersebut.

"Sudah, sudah tersangka. Sekarang masih dalam proses. Sudah kita tahan di Pomdam. Iya ada (unsur pelanggaran penyewaan rumah dinas)," ujar Danpomdam Jaya/Jayakarta Kolonel Cpm Unggul Wahyudi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Baca juga: KPK Respons Usul Luhut agar Kerugian Negara Tak Masuk Korupsi

Unggul mengatakan oknum prajurit Letkol (Inf) Arman yang diketahui menjabat Kepala Seksi Intelijen Garnisun Tetap (Kasi Intel Gartap) 1/Jakarta itu juga telah ditahan di Pomdam. Sementara itu, Unggul menegaskan pihak yang menyewa rumah dinas tersebut adalah masyarakat sipil.

"Penyewa itu orang biasa (sipil), masyarakat," imbuhnya.

Terungkapnya markas judol itu berawal dari laporan warga sekitar. Mereka curiga adanya aktivitas mencurigakan di lokasi.

Video viral kasus tersebut diunggah akun Instagram @badanperwakilannetzen2. Dalam narasi unggahan disebutkan bahwa perekaman video itu terjadi pada Minggu (4/10) di kompleks KPAD Cijantung.

Baca juga: Prabowo Paparkan Capaian 2 Tahun Pemerintahan: Swasembada Pangan hingga B50

Dalam rekaman itu memperlihatkan sejumlah orang berada di dalam sebuah ruangan yang dipenuhi komputer. Perekam menduga ruangan itu digunakan untuk aktivitas judi online.




(ygs/ygs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasukan Pemerintah Yaman Gempur Houthi, 558 Orang Tewas dalam 24 Jam
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
HOAX! Waspada Situs Palsu Catut detikcom dan Chairul Tanjung
• 11 jam laludetik.com
thumb
Pengusaha Ingatkan Bahaya Barang Impor Serbu Pasar RI: Gelombang PHK!
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
DWP Sumut Ajak Ibu Tanamkan Kesetaraan Gender Sejak Dini
• 22 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Adik Kim Jong-un Tinjau Perbatasan, Ancam Korea Selatan: Kami Siap Menembak
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.