Adik Kim Jong-un Tinjau Perbatasan, Ancam Korea Selatan: Kami Siap Menembak

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Adik Kim Jong-un, Kim Yo-jong, menyampaikan pidato dalam pertemuan nasional melawan virus corona, di Pyongyang, Korea Utara, pada 10 Agustus 2022. (Sumber: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

PYONGYANG, KOMPAS.TV - Adik Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un, Kim Yo-jong, dilaporkan mengunjungi garnisun di perbatasan dua Korea.

Dalam kesempatan tersebut, Kim Yo-jong dilaporkan kembali memperingatkan Korea Selatan bahwa pasukan di perbatasan dalam posisi siap tempur.

Pada Rabu (21/10/2026), media pemerintah Korea Utara, KCNA, melaporkan adik Kim Jong-un mengunjungi perbatasan pada Selasa (20/10/2026). Kim Yo-jong disebut meninjau kesiapan tentara bersama Marsekal Tentara Rakyat Korea Pak Jong-chon.

Pemerintah Korea Utara dilaporkan memperkuat fortifikasi di perbatasan dengan penambahan ranjau, kawat berduri, hingga penghalang anti-tank.

"Kepemimpinan militer kami menegaskan pentingnya membuat para penipu itu (Korea Selatan) menyadari bahwa unit persenjataan kami dalam posisi siap tembak," kata Kim Yo-jong, dikutip KCNA via AP.

Baca Juga: Kim Jong Un Muncul Usai Dirumorkan Meninggal, Kunjungi Pameran Industri Ringan

Kunjungan adik Kim Jong-un tersebut dilakukan sehari setelah dirinya memperingatkan Korea Selatan bahwa Pyongyang siap mengerahkan persenjataan lebih kuat di perbatasan.

Ancaman itu disampaikan Kim Yo-jong usai menuduh Korea Selatan mengeluarkan tembakan peringatan dan menyiarkan peringatan bagi tentara Korea Utara yang memperkuat fortifikasi.

Sebaliknya, otoritas Korea Selatan menuduh tentara Korea Utara menanam ranjau hingga ke luar garis demarkasi.

Seoul menuduh ranjau Korea Utara bertanggung jawab atas insiden ledakan yang melukai tiga tentara Korea Selatan pada 21 September lalu. 

Korea Selatan pun menuduh tentara Korea Utara telah melanggar garis demarkasi selama lebih dari 50 kali di tengah fortifikasi perbatasan.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan Jin Yong-sung menyatakan ancaman Kim Yo-jong "tidak bisa ditoleransi" dan pihaknya siap merepons setiap provokasi Pyongyang.

Baca Juga: Korea Utara Uji Coba Rudal dari Bawah Laut, Pertama dalam 3 Tahun Terakhir

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : The Associated Press

Tag
  • adik kim jong un
  • kim jong un
  • kim yo jong
  • korea utara
  • korea selatan
  • perang korea
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MBG Tingkatkan Kehadiran dan Semangat Belajar Siswa Desil 1
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Gerakan Pangan Murah Gresik Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Terjangkau
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Ruben Onsu Jor-joran Bawa 61 Bukti ke Pengadilan, Pihak Sarwendah Ogah Ambil Pusing
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Investasi Startup Baru 40% dari Target 2026 Sebesar Rp1 Triliun
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Viral! Anak Nekat Jalan Kaki ke Polsek demi Tolong Ibu yang Diduga Disiksa Ayah, Kondisi Korban Memprihatinkan
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.