jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengaku sering mendengar perkataan bahwa kabinetnya merupakan kabinet gemuk.
Namun, menurut dia, kabinet yang besar tersebut karena ukuran Indonesia yang juga sangat luas dengan jumlah penduduk ratusan juta.
BACA JUGA: 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Rakyat Tertekan dan Program Unggulan Tuai Polemik
Hal itu dikatakan Prabowo saat pidato dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu (21/10).
“Kami dituduh kabinet gemuk, ya kan? Tidak efisien, tapi saudara-saudara, saya ingatkan, negara kita hampir 300 juta, negara kita fisiknya sebesar Eropa,” ucap Prabowo di hadapan jajarannya.
BACA JUGA: Pakar Harap Semua Program Prabowo Disetop, Ungkit Keracunan MBG Tanpa Pengusutan
Dia menyebutkan bahwa dengan luas Eropa, mereka memiliki 30 negara, dengan 30 kabinet sampai 30 Menteri Keuangan.
“Ada 30 Panglima TNI, 30 Jaksa Agung, ada 30 Kapolri, Indonesia satu kabinet,” kata dia.
BACA JUGA: Greenpeace: Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?
Ketua Umum Partai Gerindra itu pun mempertanyakan bahwa kinerja dan program kabinetnya yang mana yang dirasa tidak efisien.
Dia mengaku jajarannya sudah sangat mampu bekerja terutama dalam menangani bencana termasuk banjir bandang di Sumatra hingga kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik di Indonesia.
“Mana yang tidak efisien? Dan kami mampu mengendalikan, ada bencana alam kita hadapi, Sumatera bagian utara kemarin habis-habisan kami turun, gempa bumi, Krakatau, karhutla, kita kompak, kita hadapi,” tegasnya.(dit/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




