LPDS: Pers Mesti Mengedukasi dan jadi Solusi

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Direktur Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) periode 2026–2030, Jimmy Silalahi, menegaskan bahwa kualitas pers sangat menentukan kualitas suatu bangsa. Pers harus kembali kepada amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sebagai sarana untuk mencerdaskan dan mengedukasi masyarakat.

"Bagaimana mungkin masyarakat kita bisa pintar kalau beritanya tidak memintarkan dan tidak mengedukasi mereka?" ujar Jimmy usai acara Serah Terima Jabatan Direktur LPDS di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

LPDS: Nilai Sumpah Pemuda Sangat Relevan bagi Dunia Jurnalistik

Jimmy, yang resmi menerima estafet kepemimpinan di LPDS, mengingatkan bahwa industri pers yang tidak berkembang dan terpuruk hanya akan menyajikan standar informasi seadanya bagi publik. Kondisi tersebut, kata dia, secara otomatis dapat membawa bangsa ikut terpuruk.

Selain menjalankan fungsi edukasi, ia menilai pers harus mampu menghadirkan solusi yang relevan dengan kondisi riil di tengah masyarakat. Termasuk dalam pemberitaan kebencanaan yang perlu disertai panduan mitigasi.


Direktur Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) periode 2026–2030, Jimmy Silalahi. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.

“Jadi pers itu harus mengedukasi, dan satu lagi, ya, related dengan kondisi sekarang, pers itu harus bisa menjadi solusi. Agar mereka itu bisa termitigasi terkait dengan bencana. Itulah yang tadi dibilang konteks edukasinya,” jelas Jimmy.

Di tengah berbagai potensi intervensi dari pihak berkepentingan yang berupaya merusak kebebasan pers, Jimmy berharap insan pers terus menjaga kualitas produk jurnalistiknya agar masyarakat selalu memperoleh nilai tambah serta edukasi yang mencerahkan dari setiap informasi yang dibaca, didengar, maupun ditonton.

(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mulia (MLIA) Pangkas Operasional Muliaglass, Bidik Efisiensi Biaya Gas
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Bapanas: Peredaran Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label Capai Rp89 Triliun
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Singgung Jumlah Penduduk 300 Juta Jiwa
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Chaos! Demo Kian Panas, Pemerintah Tuduh ada Campur Tangan Asing
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kapolri Suyudi Soal Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe: Sudah Dalam Penyidikan Propam
• 11 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.