Jakarta: Pelaku industri laundry akan mendapat kesempatan memperluas jejaring bisnis dan mencari solusi operasional melalui penyelenggaraan EXPO LAUNDRY 2026 dan Laundry Innovation Summit (LIS) 2026 secara berdekatan di ICE BSD City, Tangerang.
EXPO LAUNDRY 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12–14 November 2026 di Hall 10, sedangkan LIS 2026 digelar pada 13–14 November 2026. Kedua acara tersebut mempertemukan pelaku usaha dengan pemasok produk, teknologi, dan peralatan laundry, serta menyediakan forum untuk membahas strategi pengembangan bisnis.
EXPO LAUNDRY 2026 yang diselenggarakan PT Media Artha Sentosa memasuki edisi ke-11 dan menargetkan partisipasi 300 peserta pameran. Sementara itu, LIS 2026 digagas Apique Group dengan target 350 peserta.
Penyelenggaraan kedua acara dalam waktu dan lokasi yang berdekatan memungkinkan pengunjung mengikuti sesi diskusi bisnis sekaligus melihat berbagai produk dan solusi operasional yang ditawarkan peserta pameran.
Bagi pelaku usaha, akses terhadap pemasok dan teknologi dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam meningkatkan efisiensi operasional, memilih peralatan, serta mengembangkan layanan. Namun, dampak terhadap biaya dan produktivitas akan bergantung pada kebutuhan serta penerapan solusi di masing-masing usaha.
Founder Apique Group, Apik Primadya, mengatakan pengembangan bisnis laundry membutuhkan edukasi, konsultasi, dan pertukaran pengetahuan antarpelaku industri.
Apique Group menyebut memiliki lebih dari 800 mitra laundry di Indonesia. Jaringan tersebut menjadi salah satu basis komunitas yang dibawa perusahaan dalam penyelenggaraan LIS 2026.
Melalui forum ini, pelaku usaha akan membahas pengembangan bisnis dengan tema “Beyond The Laundry Business” dan subtema “Shaping a Connected Laundry Ecosystem for National Growth”.
Pembahasan diarahkan pada pengembangan ekosistem yang menghubungkan pemilik usaha, pemasok, penyedia teknologi, dan komunitas. Pendekatan tersebut menempatkan industri laundry tidak hanya sebagai layanan pencucian pakaian, tetapi juga sebagai kegiatan usaha yang membutuhkan dukungan rantai pasok dan pengelolaan operasional.
Rangkaian LIS 2026 mencakup gelar wicara, seminar, dan jejaring bisnis. Sementara itu, EXPO LAUNDRY menyediakan ruang bagi peserta untuk memperkenalkan produk, mesin, dan solusi yang ditujukan bagi pelaku usaha laundry.
Laundry Innovation Summit diperkenalkan kembali melalui konferensi pers di kantor pusat Apique Group, Jakarta Selatan. Acara tersebut dihadiri Founder Apique Group Apik Primadya, Direktur EXPO LAUNDRY Teddy Halim, serta Anjas Maradita.
Tiket LIS 2026 ditawarkan dengan harga Rp999.000 dan dapat diperoleh melalui situs resmi penyelenggara. Informasi lebih lanjut tersedia melalui www.laundryinnovationsummit.com.
Penyelenggaraan kedua acara ini diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi pelaku industri untuk bertukar pengetahuan, menjajaki teknologi, dan memperluas hubungan bisnis. Meski demikian, penyelenggara belum mencantumkan proyeksi nilai transaksi, jumlah kemitraan bisnis yang ditargetkan, ataupun potensi dampak ekonomi dari kegiatan tersebut.




