Penyebab Terbaru Semenanjung Korea Makin Tegang

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Seoul -

Semenanjung Korea memanas hingga membuat Korea Utara menyiagakan pasukannya di posisi tembak. Apa sebenarnya penyebab situasi tersebut?

Dirangkum detikcom, Rabu (21/10/2026), ketegangan di Semenanjung Korea meningkat tajam sejak bulan lalu. Saat itu, Korea Selatan (Korsel) menuding Korut sebagai pihak yang memasang ranjau darat yang meledak di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ) yang merupakan area perbatasan dengan pengamanan ketat. Pyongyang membantah tuduhan Seoul tersebut.

Situasi semakin memanas setelah Kim Yo Jong, yang merupakan adik pemimpin Korut Kim Jong Un, menuduh militer Korsel membahayakan tentara Korut dengan melepaskan tembakan peringatan selama pekerjaan Pyongyang memperkuat perbatasan. Ancamannya untuk menghidupkan kembali siaran pengeras suara Korut juga berisiko membalikkan langkah deeskalasi penting yang telah dicapai Presiden Korsel Lee Jae Myung sebagai awal upayanya memulai kembali diplomasi dengan Pyongyang.

Dilansir DW, Korea Utara memang telah memasang ranjau dan penghalang di sepanjang perbatasan sejak April 2024. Korea Selatan bulan ini mengatakan Pyongyang telah mengerahkan sebanyak 7.000 pekerja ke kawasan itu dan personel Korea Utara telah menyeberangi MDL sekitar 50 kali.

Nah, Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyebut siaran dan tembakan peringatan di dekat Garis Demarkasi Militer (MDL) atau lokasi proyek pemasangan ranjau oleh Korut itu merupakan tindakan defensif yang sah. Korsel beralasan langkah itu untuk mencegah penyusupan dan memaksa pasukan Korut yang menyeberangi garis itu untuk mundur.




(haf/haf)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPKH Gandeng PP PERSIS Perkuat Literasi Dana Haji, Kelola Rp185,72 Triliun hingga September 2026
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Apa Saja Faktor Penentu Nilai Tukar Rupiah?
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhut Bekukan Izin Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalteng
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Australia Jadi Pasar Kopi RI, Nilai Ekspor Rp10 Triliun Dibidik dalam 3 Tahun
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
IA-ITB Dorong Penguatan Investasi dan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.