Profil Asky Rizal Toding, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dicap Arogan Usai Senggol Mahasiswa, Berujung Minta Maaf

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.ID - Berikut profil Asky Rizal Toding, ajudan Gubernur Kaltim yang dicap arogan usai senggol mahasiswa. Sosoknya kini minta maaf.

Nama Asky Rizal Toding mendadak menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan insiden antara ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, dan sejumlah mahasiswa viral di media sosial. Siapakah sosoknya?

Profil Asky Rizal Toding

Melansir dari TribunTrends.com, Asky Rizal Toding disebut sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang menyandang pangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu). Dalam sejumlah informasi yang beredar, ia juga dikaitkan dengan Subden 1 Gegana dan tercatat dengan keterangan jabatan BA. MINPERS.

Latar belakang dinasnya mulai menjadi perhatian publik setelah beredar rekaman video yang memperlihatkan dirinya terlibat interaksi dengan mahasiswa.

Masyarakat pun ingin mengetahui lebih jauh mengenai sosok pria dalam video tersebut, termasuk bagaimana prosedur pengamanan diterapkan saat mahasiswa menyampaikan aspirasi kepada kepala daerah.

Asky Rizal Toding Dikaitkan dengan Wilayah Penajam Paser Utara

Selain riwayat kedinasan, informasi mengenai identitas pribadi Asky turut beredar di media sosial.

Berdasarkan kabar yang beredar, Asky Rizal Toding disebut lahir pada 21 Juli 1994. Namanya juga dikaitkan dengan kawasan Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Sepaku merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Timur yang masuk dalam kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kehidupan pribadi Asky Rizal Toding juga turut disorot setelah namanya ramai diperbincangkan masyarakat. Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa Asky memiliki istri bernama Laura Cindy.

 Baca Juga: Profil Melanie Subono yang Ikut Berperan dalam Pertemuan Ruben Onsu dan Thayaka, Janji Tak Lepas Tangan

 

Meski demikian, kehidupan keluarga seseorang perlu dipisahkan dari persoalan yang menjadi perhatian publik, terutama ketika informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi. Dalam peristiwa ini, perhatian utama seharusnya tertuju pada kejadian yang terekam dalam video, informasi kedinasan yang relevan, serta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.

Video Viral, Mahasiswa Pertanyakan Ketidakhadiran Gubernur Kaltim

Nama Asky Risal Toding menjadi perbincangan setelah mahasiswa mendatangi suatu lokasi untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempertanyakan alasan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, tidak menemui mereka.

Dalam rekaman yang beredar, situasi di sekitar aksi mahasiswa menjadi sorotan ketika terjadi kontak fisik antara seorang pria yang disebut sebagai ajudan gubernur dengan sejumlah mahasiswa, termasuk mahasiswi. Salah satu kejadian yang menarik perhatian adalah ketika ponsel milik seorang mahasiswa terjatuh.

Video tersebut kemudian menyebar di media sosial dan menuai beragam respons dari masyarakat. Banyak warganet menyoroti cara petugas pengamanan menghadapi mahasiswa yang ingin mendapatkan penjelasan langsung dari gubernur.

Dalam situasi tersebut, pengamanan pejabat publik memang diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Namun, hak mahasiswa untuk menyampaikan pendapat serta meminta penjelasan kepada pejabat yang ingin mereka temui juga perlu dihormati.

Beredarnya video yang dikaitkan dengan Asky Rizal Toding membuat perhatian masyarakat tidak hanya tertuju pada insiden saat aksi mahasiswa, tetapi juga pada identitas pria yang disebut sebagai ajudan Gubernur Kalimantan Timur tersebut.

Sejumlah informasi mengenai pangkat Briptu, keterkaitannya dengan Subden 1 Gegana, wilayah asal, hingga nama istri ikut ramai dibahas di media sosial.

Meski demikian, informasi yang beredar tersebut tetap perlu diverifikasi melalui sumber yang dapat dipercaya. Penjelasan mengenai urutan kejadian dan klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait juga dinantikan untuk memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai peristiwa tersebut.

Selanjutnya, Ajudan Gubernur Kalimantan Timur, Aski Rizal Toding, menyampaikan permintaan maaf setelah terlibat ketegangan dengan mahasiswa di halaman Masjid Nurul Mu’minin pada Senin (19/10/2026).

Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui pernyataan pada Rabu (21/10/2026). Aski mengakui bahwa dirinya bersikap arogan dan menyebut tindakannya terjadi secara spontan, tanpa adanya perintah dari pihak mana pun.

 Baca Juga: Profil Amaluddin Syarif yang Meninggal Dunia di Usia 46 Tahun, Dulu Jadi Ikon Gambar MP3 Tahun 2000-an

 

"Saya secara tulus menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat atas sikap arogansi saya yang terjadi pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2026 sekitar pukul 18.00 WIB di halaman Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim," kata Aski, dikutip dari Kompas.com.

Ia menyadari tindakannya telah menimbulkan ketidaknyamanan dan tidak memiliki pembenaran. Aski pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Sekali lagi, saya memohon maaf sebesar-besarnya atas semua tindakan saya yang terlalu berlebihan dan berjanji tidak akan mengulangi kembali," ujarnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TOBA Raih Investasi dari Afiliasi BlackRock Rp7,8 Triliun untuk Bisnis Limbah
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Dinsos Jatim soal Nasib 4 Anak Yatim Piatu Usai Ibu Meninggal Saat Mau Berobat
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Hari Ini Berpotensi Sideways Cenderung Melemah, Perhatikan Enam Saham Berikut
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Sambut Sumpah Pemuda, Persatuan Mahasiswa Dorong Para Pemuda Tingkatkan Semangat Persatuan
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan Rabu 21 Oktober 2026, STRK-SOLA Pimpin Kenaikan
• 18 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.