Harga BBM Subsidi Tahun 2027 Bakal Naik? Ini Penjelasan Bahlil

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita
Foto ilustrasi. Angkutan Kota D08 mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite di SPBU di Depok, Senin (5/9/2022). (Sumber: Kompas.com/Kristianto Purnomo)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menjaga harga bahan bakar minyak atau harga BBM bersubsidi. Dampaknya terhadap anggaran negara masih diperhitungkan, terutama karena harga minyak Indonesia berada di atas asumsi yang digunakan dalam APBN.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) saat ini berada di kisaran 92 dolar AS per barel, sedangkan asumsi dalam APBN sekitar 70 dolar AS per barel.

Bahlil memastikan pemerintah berkomitmen mempertahankan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026.

Namun, ia belum memberikan kepastian mengenai kebijakan harga BBM bersubsidi untuk 2027, ketika dampak perubahan harga minyak dunia terhadap kebutuhan subsidi energi masih harus diperhitungkan.

"Yang sekarang kita lagi memperhitungkan adalah harga ICP global yang naik terus. Karena begitu harga ICP global naik terus, kemungkinan besar akan menambah top up subsidi, tetapi pemerintah berkomitmen untuk tidak ada kenaikan BBM subsidi, tidak ada kenaikan," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) dikutip dari Antara.

Bahlil menyampaikan hal itu seusai Sidang Kabinet Paripurna dalam rangka evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga membahas penguatan ketahanan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Baca Juga: Cek Daftar Bantuan Pemerintah hingga Akhir 2026, Ada Beras 10 Kg dan BSU

Harga Minyak dan Subsidi Energi

Perbedaan antara harga ICP dan asumsi APBN menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan pemerintah.

Dengan harga ICP sekitar 92 dolar AS per barel, nilainya sudah lebih tinggi daripada asumsi 70 dolar AS per barel yang digunakan dalam APBN.

Meski demikian, Bahlil memperkirakan harga minyak mentah masih berpotensi bertahan di bawah 100 dolar AS per barel jika tren saat ini berlanjut.

Kenaikan harga minyak berpotensi menambah kebutuhan anggaran untuk menanggung subsidi energi, tetapi hal itu tidak otomatis berarti harga BBM bersubsidi akan dinaikkan.

Pemerintah, menurut Bahlil, masih berkomitmen menjaga harga BBM bersubsidi sampai akhir tahun ini.

"Jadi relatif oke. Untuk BBM subsidi insyallah tidak ada kenaikan ya," ujar Bahlil.

Dengan demikian, pernyataan Bahlil memberikan kepastian untuk sisa 2026, tetapi belum menjawab apakah harga BBM bersubsidi akan tetap sama pada 2027.

Strategi Mengurangi Impor BBM

Di tengah kenaikan harga minyak dunia, Presiden Prabowo Subianto menyoroti pemanfaatan sumber energi domestik untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki sumber energi seperti batu bara dan panas bumi, serta potensi bahan bakar nabati dari tanaman.

Salah satu program yang didorong pemerintah ialah pengembangan biodiesel dan bioetanol. Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai implementasi biodiesel B50, yakni campuran 50 persen bahan bakar nabati berbasis minyak sawit dan 50 persen solar berbasis fosil.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan campuran etanol dalam bahan bakar secara bertahap.

Baca Juga: Airlangga Pastikan BSU Rp900.000 Diberikan hingga Akhir 2026, Siapa Saja Pekerja Berhak Menerima?

Prabowo menyampaikan target E10 pada 2026, kemudian E20 dalam dua tahun berikutnya dan E50 dua tahun setelahnya.

"Mungkin tahun ini kita baru bisa mencapai E10. Mungkin dua tahun lagi kita akan berharap mencapai E20 dan dua tahun sesudah itu kita berharap kita akan mencapai E-50," kata Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Prabowo menilai pengembangan biodiesel dan bioetanol dapat mengurangi kebutuhan impor BBM apabila target pencampuran tersebut tercapai.

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • harga bbm
  • bahlil
  • harga BBM subsidi 2027
  • Bahlil Lahadalia
  • subsidi energi
  • harga minyak dunia
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Danantara Targetkan RI Kantongi Rp270 T Investasi di NAF 2026
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Meraup Peluang dari Tren Bermain Mahjong
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemprov Jakarta Siapkan Pelatihan Bahasa bagi Calon Pekerja Luar Negeri
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Satgas PKH Cabut Izin Tambang PT KEL di Nabire, 3.500 Hektare Kembali ke Negara
• 16 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Greenpeace Tegaskan Aktivis yang Bentangkan Spanduk di Patung Bunderan HI Sudah Terlatih
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.