jpnn.com - BANJARMASIN - Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengapresiasi langkah Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan yang memanfaatkan teknologi canggih dalam upaya menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di area lahan gambut.
Dia menyampaikan apresiasi itu saat mengunjungi instalasi surfaktan di Mapolda Kalsel dan melihat langsung strategi dan inovasi yang dikembangkan. Menurut dia, penggunaan teknologi menjadikan upaya penanganan karhutla lebih modern, terukur, efisien dan berbasis teknologi.
BACA JUGA: Titik Karhutla Berada di Bukit Soeharto, Basuki Sebut Jaraknya Jauh dari Kawasan IKN
Habib Aboe secara khusus menyoroti dua inovasi utama Polda Kalsel. Pertama, penggunaan drone termal yang mampu memetakan titik panas (hotspot) dan memantau wilayah terdampak secara luas, termasuk mendeteksi bara api yang tersembunyi di bawah permukaan tanah gambut.
Kedua, teknologi surfaktan dan gambut injection. Penggunaan surfaktan yang diformulasikan ke dalam tanah gambut melalui pipa berlubang dinilai tepat sasaran untuk memadamkan bara api di lapisan bawah, sekaligus berpotensi meningkatkan efektivitas pemadaman udara (water bombing).
BACA JUGA: KMP Batumandi Terbakar, DPR Soroti Pengawasan Kapal dan Sertifikasi BKI
“Saya mengapresiasi cara kerja Polda Kalsel yang terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam penanganan karhutla. Ini menunjukkan bahwa upaya pemadaman tidak hanya mengandalkan cara-cara konvensional, tetapi juga dikembangkan melalui pendekatan yang lebih modern, terukur, dan berbasis teknologi,” ujar Habib Aboe, Rabu (21/10).
Legislator dari Dapil I Kalsel itu menilai pengembangan teknologi penanganan karhutla perlu diikuti dengan integrasi data, koordinasi lintas instansi, dan evaluasi berkelanjutan. Informasi dari drone termal, laporan petugas di lapangan, serta hasil pemantauan titik api perlu menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.
BACA JUGA: Habib Aboe Dukung Kapolda Jateng Tindak Tegas Beking Narkoba & Perjudian
Habib Aboe berharap inovasi yang dikembangkan Polda Kalsel ini terus diperkuat melalui penelitian, pengujian, dan kerja sama dengan para ahli serta instansi terkait. Menurut dia, penanganan karhutla harus makin presisi, efektif, dan berkelanjutan. Teknologi harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petugas di lapangan dan masyarakat.
“Ke depan, inovasi seperti drone termal dan teknologi surfaktan perlu terus disempurnakan agar penanganan karhutla makin cepat, tepat sasaran, dan mampu mencegah kebakaran berulang,” kata anggota Komisi III DPR RI itu. (boy/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi




